Breaking News:

Angin Kencang di Babel

Dua Rumah Warga di Desa Sempan Rusak, Atap Diterbang Angin Kencang, Warga Mengungsi

Dua unit rumah di Desa Sempan pada bagian atap mengalami kerusakan setelah diterbangkan angin kencang pada Senin (6/4/2021) malam.

Dua Rumah Warga di Desa Sempan Rusak, Atap Diterbang Angin Kencang, Warga Mengungsi - 20210406-atap1.jpg
Dok/Polsek Pemali
Bhabinkamtibmas Desa Sempan Kecamatan Pemali Bripka Nomo Pratomo Selasa (6/4/2021) saat meninjau salah satu rumah warga yang atapnya diterbangkan angin kencang Senin (5/4/2021) malam
Dua Rumah Warga di Desa Sempan Rusak, Atap Diterbang Angin Kencang, Warga Mengungsi - 20210406-atap2.jpg
Dok/Polsek Pemali
Bhabinkamtibmas Desa Sempan Kecamatan Pemali Bripka Nomo Pratomo Selasa (6/4/2021) saat meninjau salah satu rumah warga yang atapnya diterbangkan angin kencang Senin (5/4/2021) malam
Dua Rumah Warga di Desa Sempan Rusak, Atap Diterbang Angin Kencang, Warga Mengungsi - 20210406-atap3.jpg
Dok/Polsek Pemali
Bhabinkamtibmas Desa Sempan Kecamatan Pemali Bripka Nomo Pratomo Selasa (6/4/2021) saat meninjau salah satu rumah warga yang atapnya diterbangkan angin kencang Senin (5/4/2021) malam

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dua unit rumah di Desa Sempan pada bagian atap mengalami kerusakan setelah diterbangkan angin kencang pada Senin (5/4/2021) malam membuat penghuninya terpaksa mengungsi. 

"Di wilayah kita tadi malam ada dua rumah yang mengalami kerusakan dibagian atap diterbangkan angin kencang," kata Kapolsek Pemali Iptu Joniarto, Selasa (6/4/2021) kepada Bangkapos.com.

Menurut  Joniarto pemilik rumah yang mengalami kerusakan rumahnya akibat angin kencang, antara lain Agus Sugianto (35) mengalami kerusakan atap asbes sebanyak 15 keping ukuran 10 kaki.

Kemudian  rumah milik Sumadi (37) mengalami kerusakan atap asbes sebanyak 5 keping ukuran 8 kaki.

Kerusakan rumah yang dialami warga tersebut telah didata oleh Pemerintah Desa Sempan bersama dengan Bhabinkamtibmas Desa Sempan 

"Bhabinkamtibmas kita di Desa Sempan bersama pemerintah Desa Sempan mendata kerugian material kemudian melaporkan ke Kantor Kecamatan Pemali dan Dinas Sosial Kabupaten Bangka," kata  Joniarto

Bripka Nomo Pratomo mengatakan dirinya sempat mendengarkan kisah pemilik rumah.

Diantaranya pemilik rumah bernama Agus Sugianto yang menceritakan kaget saat atap rumahnya diterbangkan angin.

Agus yang sedang santai langsung ke luar rumah khawatir terjadi sesuatu.

"Untuk rumah saudara Agus terpaksa mengungsi ke rumah tetangga tadi malam karena hampir seluruh atapnya diterbangkan angin," kata Nomo Pratomo.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved