Pakcoy hingga Daun Bawang, Ini 5 Cara Memilih Tanaman Hidroponik untuk Pemula
Hidroponik adalah sebagai teknik bertani yang menggunakan air sebagai media tanamnya atau media suplai nutrisi.
BANGKAPOS.COM - Metode penanaman hidroponik belakangan semakin diminati. Hidroponik secara etimologis berasal dari gabungan dua kata, yakni hydro yang berarti air dan ponos yang berarti kerja.
Artinya, dapat dikatakan bahwa hidroponik adalah sebagai teknik bertani yang menggunakan air sebagai media tanamnya atau media suplai nutrisi.
Menurut buku Kiat Sukses Bertanam Hidroponik untuk Pemula yang ditulis oleh Susi Anggraeni (2018), dengan menggunakan air sebagai media tanam, metode hidroponik terbilang menjanjikan pertumbuhan tanaman yang lebih baik karena nutrisinya dapat diatur sesuai kebutuhan tanaman.
Selain itu, air juga diyakini lebih melarutkan nutrisi untuk tanaman dibandingkan dengan tanah.
Bagi kita yang tidak memiliki lahan luas di rumah, cara menanam hidroponik juga mudah dipraktikkan di rumah.
Menggunakan metode hidroponik juga bisa menghindarkan kita dari penggunaan pestisida dan zat kimia lainnya.
Menanam menggunakan metode hidroponik bisa dilakukan untuk semua tanaman hortikultura, seperti sayuran berdaun, sayuran buah, buah-buahan, hingga beberapa tanaman hias.
Namun, jika masih bingung memilih tanaman untuk ditanam dengan metode hidroponik, berikut beberapa tanaman yang dapat menjadi pilihan:
1. Sayur mayur sekali panen
Banyak jenis sayuran yang dapat ditanam dengan metode hidroponik. Namun, disarankan untuk memilih sayur mayur satu musim.
Artinya, tanaman yang ditanam untuk dipanen sekali dengan cara dicabut, misalnya kangung, sawi, selada, dan lainnya. Mengapa demikian?
Ini nantinya akan berkaitan dengan proses perawatan instalasi, yang airnya harus dganti setiap setelah satu kali pemanenan.
Selain itu, menanam sayur mayur sekali panen juga memberikan keuntungan secara ekonomis karena periode penanaman dan pemanenan yang lebih terencana dan maksimal.
2. Tanaman yang menyerap dan menyimpan banyak air
Jenis tumbuhan yang secara morfologis memiliki akar dan batang yang mampu menyerap dan banyak menyimpan air membuat pemberian nutrisi pada tanaman bisa dilakukan secara maksimal.
Tanaman-tanaman dengan akar serabut memiliki sulur-sulur akar yang lebih menyebar dan lebih banyak dibandingkan dengan jenis akar lain sehingga dapat menyerap lebih banyak air.
Untuk jenis batang yang dapat menyimpan banyak air dapat dipilih tumbuhan-tumbuhan dengna batang basah, seperti bayam, sawi, atau selada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/panen-daun-bawang.jpg)