Breaking News:

Perjalanan Jusuf Hamka Memeluk Islam, 'Dipaksa' Detik Itu Juga Oleh Buya Hamka

"Dulu saya hidup karena ditolong orang. Dari sedekah orang. Saya jual es mambo, temen saya dulu omzetnya misalnya Rp 100 ribu, saya pulang bisa ..."

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
ISTIMEWA/instagram @jusufhamka
Perjalanan Jusuf Hamka Memeluk Islam, 'Dipaksa' Detik Itu Juga Oleh Buya Hamka 

Perjalanan Jusuf Hamka Memeluk Islam, 'Dipaksa' Detik Itu Juga Oleh Buya Hamka

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Masjid Babah Alun Desari, masjid bernuansa arfiental ini letaknya, tak jauh dari gerbang Tol Cilandak Utama, Jakarta Selatan.

Meski berada di pinggir gerbang tol, setiap waktu salat masjid ini selalu dikunjungi para jemaah.

Seorang pria dengan rambutnya yang sedikit memutih duduk bersimpuh di pelataran halaman masjid tanpa alas, menyapa para jemaah yang juga baru saja salat.

"Duduk lesehan saja ya, biasanya saya juga lesehan," kata pria tersebut yang merupakan Jusuf Hamka, pengusaha infrasutruktur sukses di Indonesia, saat mengajak saya bercengkrama baru-baru ini.

Jusuf, adalah salah satu pengusaha sukses yang juga penggagas dari pembangunan Masjid Babah Alun.

Menyandang status sebagai 'bos besar', tak membuat Jusuf melupakan kesederhaaan yang melekat di dalam dirinya.

Dikisahkannya, Jusuf terlahir dari keluarga yang sederhana.

Masih teringat jelas di memorinya, bagaimana dahulu ia harus berjuang melawan kerasnya hidup sejak dirinya kecil.

Perjuangannya di awal kehidupannya, begitu menginspirasi. Apalagi, kisahnya saat mempelajari agama islam hingga akhirnya bisa menjadi seorang mualaf, patut untuk dijadikan pelajaran.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved