Buya Yahya Berikan 9 Amalan di Bulan Ramadhan yang Dapat Menghapus Dosa Maksiat
Selama hidup di dunia semua umat manusia pasti pernah melakukan dosa. Dari mata kita mungkin pernah melihat yang haram.
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Evan Saputra
Buya Yahya Berikan 9 Amalan di Bulan Ramadhan yang Dapat Menghapus Dosa Maksiat
BANGKAPOS.COM - Selama hidup di dunia semua umat manusia pasti pernah melakukan dosa.
Dosa bisa dilakukan dari mata kita yang pernah melihat yang haram, telinga kita mungkin pernah mendengar kata yang dilarang oleh Allah dan semua anggota tubuh kita.
Allah yang penuh kasih menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan penuh rahmat dan ampunan yang dirindukan oleh semua umat islam.
Selama sebulan penuh kita menahan diri dari haus, lapar dan hawa nafsu.
Pada bulan ini juga kesempatan bertaubat dibuka seluas-luasnya. Apapun amal baik yang dilakukan akan dilipat gandakan oleh Allah SWT.
Guna mengahapus dosa maksiat sebelum-sebelunya, ada beberapa amalan penghapus dosa selama bulan Ramadhan dari Buya Yahya yang dapat kita lakukan. Apa saja amalan tersebut?
1. Salat Wajib
"Antara salat yang lima waktu, antara jum’at yang satu dan jum’at berikutnya, antara Ramadhan yang satu dan Ramadhan berikutnya, di antara amalan-amalan tersebut akan diampuni dosa-dosa selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim no. 233).
Shalat wajib ialah kewajiban, jika dilakukan mendapat pahala, jika ditinggalkan dosa.
Agar dosa-dosa diampuni hendaknya melakukan salat sesuai adab, yakni tepat waktu tidak menunda nunda, melakukan dengan rukun dan syarat yang lengkap, berdzikir dan doa setelahnya.
Serta bagi lelaki wajib untuk melakukan salat wajib dan salat Jumat dengan segala adabnya sehingga memiliki kebaikan dalam kedudukan salat dalam islam.
2. Puasa Lahir Batin
“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).
Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus saja, agar dosa bisa diampuni kita harus melakukan puasa lahir batin.
Dari lahir yakni tidak makan minum dan semuanya yang berhubungan dengan fisik, dari batin harus menjauhi perbuatan maksiat, prasangka buruk, perbuatan yang merugikan orang lain.
3. Sedekah
“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan kedermawaan beliau akan bertambah pada bulan Ramadhan ketika bertemu dengan Jibril. dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih dermawan dari hembusan angin (yakni sangat mudah mengeluarkan sedekah).” (HR. Bukhari).
Amalan penghapus dosa di bulan ramadan ialah melakukan sedekah. Sedekah dapat dilakukan kepada orang yang terdekat dahulu, seperti anggota keluarga yang kurang mampu dan tetangga.
4. Membaca Alquran
Bulan Ramadan adalah bulan Al-Quran. Pada bulan ini juga Al-Quran diturunkan.
Allah Ta’ala berfirman:
“Bulan Ramadan, bulan yang diturunkan di dalamnya Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)” (QS. Al Baqarah : 185).
Setiap huruf yang dibaca di dalam Alquran ialah pahala, terlebih jika dilakukan dengan penuh penghayatan dan berusaha memahami maknanya, maka baginya ialah pahala dan dapat menjadi salah satu ampunan. Allah berikan pahala yang berlipat.
5. Salat Malam
"Barangsiapa melaksanakan salat pada lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901).
Salat malam juga dapat sebagai upaya untuk lebih khusyu’ dalam beribadah dan memohon kepada Allah, mulai biasakan agar mendapat kasih sayang Allah kepada hambaNya dan ampunan dari Allah.
6. Zakat
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari kata-kata yang sia-sia dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan pada orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud no. 1609 dan Ibnu Majah no. 1827).
Zakat fitrah bagian dari ibadah bulan ramadan, agar dosa-dosa diampuni oleh Allah.
Sebagai umat muslim hendaknya melakukan amalan yang sempurna yakni melengkapinya dengan melakukan zakat fitrah sesuai ketentuan yang berlaku.
7. Pergi ke Masjid
Perbanyak aktivitas yang berhubungan dengan masjid seperti salat berjamaah atau mengaji dan mendengarkan ceramah keagamaan.
Tiap langkah menuju masjid adalah pengampunan dosa, terlebih jika dilakukan di bulan ramadan dengan niat tulus untuk memohon ampun kepada Allah, maka ia akan mendapat ampunan dan jalan kebaikan.
6. Istiqomah Salat Tarawih
“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadan (salat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).
Agar dosa diampuni, hendaknya melakukan salat tarawih semampunya dengan keutamaan istiqomah dalam islam walaupun sedikit namun sering dan ikhlas.
8. Lailatul Qadar
Di Bulan Ramadhan terdapat satu malam yang memiliki keutamaan luar biasa. Pada malam itu, keutamaannya melebihi seribu bulan.
Para Malaikat atas izin Allah turun ke bumi untuk memberikan kelebihan yang melimpah itu. Seorang hamba Allah yang beribadah di malam lailatul qadar, akan memperoleh kebaikan atau pahala melebihi beribadah selama seribu bulan.
Sebab itu diupayakan untuk mampu memperbanyak amal kebaikan terutama di hari hari akhir bulan ramadan untuk bisa menggapai malam tersebut dan memperboleh ampunan darinya.
9. Zikir
Bulan Ramadhan tentu bukan waktunya untuk bermalas malasan dan berdiam diri.
Hendaknya selalu meluangkan waktu untuk berzikir di sepanjang aktifitas yang dilakukan baik itu secara langsung atau di dalam hati.
(Cepi Marlianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/buya-yahya-oke1.jpg)