Minggu, 26 April 2026

Mengenal Apa Itu ROV? Robot Bawah Air yang Ikut Mencari KRI Nanggala-402

Kapal selam KRI Nanggala-402 hingga kini masih terus dicari keberadaannya.Sebelum dinyatakan hilang, kapal selam dengan julukan monster laut itu

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Dedy Qurniawan
Twitter @JurnalMaritim
KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan Bali sejak Rabu (21/4/2021). TNI hanya memiliki waktu 72 jam untuk menemukan kapal selam itu karena kapasitas oksigen di dalam kapal tersebut hanya bisa bertahan selama 3 hari. 

BANGKAPOS.COM -- Kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan Bali, Rabu (21/4/2021) sekira pukul 3.00 waktu setempat hingga kini masih terus dicari keberadaannya.

Sebelum dinyatakan hilang, kapal selam dengan julukan si monster laut itu berada di jarak kurang lebih sekitar 60 mil dari utara perairan Bali guna melaksanakan penggenangan peluncur torpedo.

Namun, pada pukul 04.25 WIB merupakan komunikasi terakhir dengan KRI Nanggala saat Komandan Gugus Tugas Latihan akan memberikan otorisasi penembakan torpedo.

Imbas dari hilangnya Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI, semua elemen mengerahkan peralatan yang mumpumi dalam pencarian kapal selam ini.

Selain kapal yang memiliki kecanggihan luar biasa, dalam operasi pencarian ini juga dikerahkan Remotely Operated Vehicle (ROV) atau robot pintar di bawah air.

TNI turunkan robot penyelam rov cari black box sriwijaya air sj182 yang jatuh di kepulauan seribu
TNI turunkan robot penyelam rov cari black box sriwijaya air sj182 yang jatuh di kepulauan seribu (TribunLampung.co.id)

Lalu apa itu ROV dan bagaimana hubunganya? 

Dikutip dari Wikipedia, ROV merupakan robot bawah air tanpa awak yang dikendalikan dari jarak jauh.

ROV biasanya digunakan dalam banyak hal. Tidak hanya saja keperluan industri, benda ini juga kerap digunakan untuk keperluan ilmiah dan proses evekuasi.

Robot tersebut terhubung ke kapal induk menggunakan kabel yang digunakan untuk mengirimkan sinyal listrik dari robot ke kapal.

ROV juga dibekali kamera dan lampu yang digunakan untuk melihat objek yang ada di kedalaman laut, dan mengirimkan hasil gambar dan video kembali ke kapal.

Selain itu, robot bawah air ini juga disematkan peralatan tambahan meliputi manipulator atau cutting arm, water sampler, dan instrumen yang mengukur parameter seperti kejernihan dan suhu air. 

Petralatan ini pertama kali dikembangkan pada tahu 1960-an dan dimasukan ke dalam kategori Kabel-Controlled Underwater Pemulihan Vehicle (Curv).

Peralatan canggih ini pada zaman dahulu digunakan dalam operasi penyelamatan laut dalam dan memulihkan objek dari dasar laut, seperti bom nuklir yang hilang di Laut Mediterania setelah kecelakaan Palomares B-52 tahun 1966.

ROV pertama kali diperkenalkan pada pertengahan tahun 1980-an digunakan untuk pengembangan lepas pantai, yang melebihi jangkauan selaman manusia.

Karena kegunaannya begitu penting, ROV terus dilakukan pengembangan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved