Kamis, 9 April 2026

Selain KRI Nanggala-402, Ini Deretan Kapal Selam yang Dimiliki Indonesia

Namun, KRI Nanggala-402 yang sempat dinyatakan hilang, kontak dengan kapal tersebut sudah dapat dilakukan lagi.

Editor: Evan Saputra
ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT via kompas.com
Sejumlah prajurit TNI-AL awak kapal selam KRI Nanggala-402 berada di atas lambung kapal setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan. 

Selain KRI Nanggala-402, Ini Deretan Kapal Selam yang Dimiliki Indonesia

BANGKAPOS.COM -- Kapal selam KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak pada, Rabu (21/4/2021) di perairan Utara Pulau Bali.

Kapal selam buatan Jerman tahun 1979 itu dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Dalam latihan tersebut, KRI Nanggala-402 itu membawa 53 awak dengan rincian 49 ABK, 1 komandan kapal, dan 3 orang arsenal.

Namun, KRI Nanggala-402 yang sempat dinyatakan hilang, kontak dengan kapal tersebut sudah dapat dilakukan lagi.

Walaupun sudah melakukan kontak, kapal belum bisa naik ke permukaan lantaran ada masalah pada electric pump (mesin pendorong-red) dan baterai.

Sehingga, alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI itu masih belum mampu untuk kembali naik ke permukaan.

Tapi tahukah anda, selain KRI Nangala-402, Indonesia juga memiliki empat kapal selam lain.

Mengutip Kompas.com berikut kapal-kapal selam yang dimiliki negara Indonesia.

1. KRI Cakra-401

KRI Cakra-401 merupakan kapal selam yang telah dioperasikan sejak 40 tahun lalu. KRI Cakra merupakan kapal selam buatan Jerman, pengganti dari KRI Tjakra yang didatangkan dari Uni Soviet pada 1959.

KRI Cakra pernah menunjukkan kehebatannya saat menghancurkan KRI Karang Galang dalam latihan gabungan TNI pada 2008 di perairan Indonesia Timur.

2. KRI Nanggala-402

KRI Nanggala-402 merupakan kapal selam buatan Jerman pada 1978. KRI Nanggala-402 resmi menjadi bagian dari alat utama sistem pertahanan (alutsista) pada 1981.

KRI Nanggala-402 yang mengambil nama dari senjata pewayangan Nanggala dibuat oleh pabrikan Howaldtswerke, Kiel, Jerman, tahun 1981 tipe U-209/1300.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved