Jumat, 8 Mei 2026

Info Kesehatan

Penjelasan Para Ahli Puasa, Bisa Sembuhkan Penyakit Asam Lambung

Puasa memang diwajibkan untuk bagi umat muslim yang mampu.Selain sebagai kewajiban, ternyata puasa juga miliki manfaat yang tak terduga

Tayang:
Editor: M Zulkodri
Freepik
Bisa Kambuh Kapan Saja, Ini Pertolongan Pertama untuk Gangguan Asam Lambung 

BANGKAPOS.COM - Tidak terasa umat muslim sudah menjalankan 13 hari berpuasa di bulan Ramadan 1442 H.

Puasa memang diwajibkan untuk bagi umat muslim yang mampu.

Selain sebagai kewajiban, ternyata puasa juga miliki manfaat yang tak terduga loh.

Apalagi untuk penderita asam lambung wajib disimak!

Ya, diketahui bahwa penderita penyakit asam lambung mungkin khawatir dengan kondisi kesehatan jika berpuasa.

Padahal, ahli mengatakan bahwa berpuasa di bulan Ramadhan tidak hanya memberikan manfaat kesehatan secara keseluruhan tetapi juga dapat mengatasi masalah asam lambung loh.

Gak percaya?

Yuk simak faktanya menurut ahli berikut ini.

Puasa Bisa Sembuhkan Asam Lambung?

Bagi penderita asam lambung tak usah khawatir lagi jika berpuasa.

Karena dengan berpuasa, penyakit asam lambung bisa sembuh.

Hal ini telah dibuktikan salah satunya lewat penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2016 lalu.

Penelitian ini dilakukan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB dan tiga orang koleganya.

Penelitian tersebut meneliti efek puasa Ramadhan terhadap berat badan dan komposisi tubuh pada orang-orang sehat.

Salah satu temuannya, ungkap Ari, adalah terjadi perbedaan signifikan pada kesehatan orang-orang yang berpuasa Ramadhan dibandingkan yang tidak berpuasa, termasuk dalam hal kesehatan lambung.

"Orang yang berpuasa lebih sehat lambungnya, Gerd-nya juga lebih baik," kata Ari dalam seminar awam dan media bertajuk "Tips Sehat Puasa ala Guru Besar FKUI", Senin (12/4/2021).

Seperti dikutip dari Kompas.com, ternyata ada tiga alasan yang dapat menjelaskan mengapa berpuasa dapat menyembuhkan asam lambung, yakni:

1. Pola makan lebih teratur

Penyakit asam lambung terjadi ketika pola makan tidak teratur.

Sementara orang yang berpuasa sudah pasti memiliki pola makan yang teratur, yakni pada saat sahur dan buka.

Apalagi di bulan Ramadhan, puasa dilakukan selama satu bulan penuh.

2. Pola makan lebih sehat

Ketika kita berpuasa, tentunya pola makan kita akan lebih sehat dan terkendali.

Sementara ketika tidak berpuasa dan boleh makan seharian penuh, ada kecenderungan kita akan mengonsumsi berbagai macam makanan yang tidak semuanya sehat.

"Umumnya cokelat, keju, lemak, asam, pedas, itu kita konsumsi yang akan akan mengganggu lambung," ucap Ari.

Para perokok juga cenderung menghabiskan jumlah batang rokok yang lebih sedikit di bulan puasa karena waktu merokoknya jauh lebih terbatas.

Selain itu, di bulan Ramadhan, umat Islam juga lebih dianjurkan memanfaatkan waktu untuk lebih banyak beribadah.

3. Pengendalian diri

Di bulan Ramadhan, pada umumnya umat Islam akan lebih banyak berzikir, membaca Al Quran, dan melakukan aktivitas ibadah lainnya.

Aktivitas-aktivitas tersebut akan memberikan ketenangan.

Menurut Ari, ketenangan akan berdampak pada penurunan produksi asam lambung.

Sebaliknya, rasa gelisah, cemas, atau ketakutan bisa berdampak pada peningkatan asam lambung.

"Itu yang disebut brain-gut axis, otak dan lambung saling berhubungan, itulah kenapa saya bilang bahwa orang yang sakit lambung akan sembuh (saat berpuasa)," ujar Ari.

Wah, ternyata bagi penderita asam lambung tak usah takut lagi untuk berpuasa ya!

(*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Grid.id dengan judul KABAR BAIK Bagi Penderita Asam Lambung, Ahli Sebut Berpuasa Bisa Sembuhkan Penyakitnya, Kok Bisa?

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved