Jumat, 24 April 2026

Penelusuran Kapal Van der Wijck di Lamongan, Ada Kisah Cinta Tragis Pria Miskin dan Wanita Bangsawan

Beredar isu kapal Van Der Wijck tenggelam di perairan Lamongan, kisah tenggelamnya kapal ini sempat ditayangkan dalam film tahun 2013 lalu

Editor: Alza Munzi
Youtube/Soraya Intercine Films
Film tenggelamnya kapal Van Der Wijck 

BANGKAPOS.COM - Film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck yang diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Buya Hamka

dengan pemeran utama Pevita Pearce dan Herjunot Ali.

Proses produksi film ini menghabiskan waktu selama lima tahun.

Sedangkan penulisan skenarionya dilakukan selama dua tahun.

Film ini dirilis pada tanggal 19 Desember 2013 lalu.

Tenggelamnya Kapal Van der Wijck menjadi film termahal yang pernah diproduksi oleh Soraya Intercine Films.

Tenggelamnya Kapal Van der Wijck mengisahkan tentang perbedaan latar belakang sosial yang menghalangi hubungan cinta

sepasang kekasih hingga harus berakhir dengan kematian.

Berlatar tahun 1930-an, dari tanah kelahirannya Makassar, Zainuddin yang diperankan oleh Herjunot Ali berlayar menuju

kampung halaman ayahnya di Batipuh, Padang Panjang.

Di sana, ia bertemu dengan Hayati yang diperankan Pevita Pearce.

Hayati adalah seorang kembang desa di persukuannya.

Setelah bertemu, Zainuddin dan Hayati saling jatuh jatuh cinta satu sama lain.

Tapi kisah cinta mereka harus melalui banyak hambatan.

Karena alasan adat dan istiadat yang kuat meruntuhkan cinta mereka berdua.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved