Breaking News:

Ramadhan 2021

Bacaan Doa dan Amalan Nabi Muhammad SAW saat Menanti Malam Lailatul Qadar Ramadhan

Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku ketepatan mendapatkan malam lailatul qadar, apa yang harus aku ucapkan?", beliau menjawab: Ucapkanlah....

Tribunstyle.com
Ilustrasi doa malam Lailatul Qadar 

Bacaan Doa dan Amalan Nabi Muhammad SAW saat Menanti Malam Lailatul Qadar Ramadhan

BANGKAPOS.COM -- Lailatul Qadar adalah waktu turunnya Al Quran dari Lauful Mahfudz ke Baitul Izzah (langit) dunia.

Waktu istimewa ini dijelaskan Allah terjadi saat Bulan Ramadhan, dan memiliki keutamaan lebih baik dari 1000 bulan.

Hal ini juga dijelaskan dalam ayat suci Al Quran, Surat Al Qadr ayat 1-5.

Untuk mendapatkan kemuliaan malam Lailatul Qadar, Nabi Muhammad SAW menyarankan umat muslim untuk terus beribadah di 10 hari terakhir Bulan Ramadhan.

Nah, di 10 hari terakhir Ramadhan 2021 khususnya malam ke-21 atau biasa disebut Malam Selikur biasanya umat muslim akan lebih menggiatkan amal ibadahnya.

Baca juga: Malam Lailatul Qadar Terjadi Saat Malam Ganjil Ramadhan, Begini Ciri Alamnya

Di malam Lailatul Qadar ini juga Allah SWT menjanjikan menghapus seluruh dosa baik yang lalu ataupun yang akan datang.

Biasanya hal-hal istimewa tidak mudah terlihat ataupun ditebak. Seperti keistimewaan dan keutamaan malam malam lailatul qadar yang ternyata keberadaannya sangat disembunyikan.

Tidak ada diantara kita yang bisa memastikan keberadaannya diantara malam-malam yang terlewati diantara bulan Ramadhan.

Untuk mendapatkan kemuliaan malam Lailatul Qadar, Nabi Muhammad SAW menyarankan umat muslim untuk terus beribadah di 10 hari terakhir Bulan Ramadhan.

Ini karena Allah SWT tidak memberitahukan kapan tepatnya malam penuh kemuliaan tersebut

Sabda Rasulullah: "Carilah malam lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh terakhir bulan Ramadhan." (HR. Imam Bukhari).

Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata, "Dahulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersungguh-sungguh di 10 terakhir di bulan Ramadhan lebih dari pada bersungguh-sungguhnya beliau di hari-hari lainnya." (HR. Muslim dan Ahmad).

Baca juga: Penjelasan Ustadz Abdul Somad soal Waktu Tepat Itikaf Menanti Malam Lailatul Qadar di Ramadhan

Juga Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari sahabat 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha bahwasannya "dahulu Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam apabila telah masuk 10 terakhir beliau mengencangkan ikat pinggangnya, menghidupkan malam-malamnya dan membangunkan keluarganya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved