Sindiran Keras Bintang Emon dan Raditya Soal Isu Babi Ngepet Rekayasa, Bela Pengangguran
Salah satu yang menjadi sorotan adalah tudingan seorang ibu bernama Wati kepada tetangganya
BANGKAPOS.COM - Belakangan ini, penemuan seekor babi di Depok mengegerkan publik.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah tudingan seorang ibu bernama Wati kepada tetangganya.
Ia menuding jika babi yang berhasil ditangkap di kampungnya adalah babi ngepet pesugian tetangga.
Perempuan tersebut mencurigai sang tetangga yang tak pernah terlihat bekerja namun memiliki banyak uang.
Baca juga: Kakak Jual Adiknya 14 Tahun ke Pria Hidung Belang Lewat MiChat, Segini Tarifnya Sekali Kencan
Baca juga: Pagi Ini Gempa Bumi Menguncang Klungkung Bali, Berikut Saran BMKG
Baca juga: 6 Fakta Heboh Babi Ngepet Ternyata Rekayasa, Pelaku Tokoh Masyarakat yang Ingin Terkenal
Ngontrak
Masalah ini akhirnya menemukan titik terang setelah Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar memberikan pernyataan.
Ia menjelaskan jika terdapat warga yang sengaja membeli babi, dan membuat drama dengan menggunakan hewan tersebut.
Pelaku Adam Ibrahim memesak secara on line dengan harga Rp 900 ribu dengan ongkos kirim Rp 200 ribu.
Tindakannya ini tidak lain agar dirinya semakin diakui di kampung dan mendapat perhatian masyarakat.
Polisi menjerat AI dengan Pasal 10 ayat 1 atau 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.
Adam Ibrahim terancam kurungan 10 tahun penjara.
Sementara itu, delapan rekan Adam Ibrahim saat ini masih diproses polisi.
Reaksi Bintang Emon dan Raditya Dika
Isu yang beredar luas ini kemudian mendapat berbagai respon dari masyarakat tak terkecuali komika Bintang Emon dan Raditya Dika.
Bintang Emon lebih menggarisbawahi isu tentang sikap main hakim sendiri pada pengangguran yang harusnya ditabayuni terlebih dulu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/komika-bintang-emon-dan.jpg)