Senin, 20 April 2026

Beredar Video Percakapan Pilot dan Kopilot Lion Air JT 610, Teriakan Allahuakbar Sebelum Nyebur

Masih ingat dengan pesawat Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP yang jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat 29 Oktober 2018 lalu.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Teddy Malaka
www.flightradar24.com
Jejak Penerbangan Lion Air JT-610 pada 29 Oktober 2018. 

Beredar Video Percakapan Pilot dan Kopilot Lion Air JT 610, Teriakan Allahuakbar Sebelum Nyebur

BANGKAPOS.COM -- Masih ingat dengan pesawat Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP yang jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat 29 Oktober 2018 lalu.

Pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 dengan nomor penerbangan JT- 610 lepas landas pada pukul 06.20 WIB dari Bandara Soekarno Hatta dengan rute Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

Pesawat dijadwalkan akan tiba di tujuan sekitar pukul 07.20 WIB. Namun, 13 menit setelah mengudara, pesawat jatuh pada pukul 06.33 WIB di koordinat S 5'49.052" E 107'06.628".

Alhasil, sebanyak 189 orang yang terdiri dari 179 penumpang dewasa, 1 penumpang anak, 2 bayi, 2 pilot, 5 kru dinyatakan meninggal dunia.

Kini percakapan Pilot, Kopilot pesawat Lion Air JT 610 dan Air Traffic Controller (ATC) viral dimedia sosial.

Dalam video berdurasi 12 menit 33 detik yang diunggah oleh akun YouTube TeveTivi Life terdengar jelas apa isi percakapan Pilot dan Kopilot dari awal Take off hingga akhirnya terjatuh di Perairan Karawang.

Sejak awal take off, Stick Shaker alarm mulai berbunyi dan berlangsung sepanjang penerbangan.

Bahkan Kopilot, Harvino, sudah mengetahui ada masalah pada peswat itu. Ternyata Pilot kebangsaan India Bhavye Suneja juga merasakan hal serupa.

"Sepertinya ada masalah dengan pesawat ini cap," tanya Kopilot.

"Ya, sepertinya ada sesuatu dengan pesawat ini," jawab pilot.

"Cap, apakah anda ingin kembali ke base," tanya Harvino lagi.

Lalu, Kopilot bertanya kepada ATC mengenai ketinggian pesawat saat itu pada layar radar.

Ternyata pesawat berada diketinggian 900 kaki. Namun hal itu berbanding terbalik, data dari black box Flight Data Recorder (FDR) menunjukan diketinggian 790 kaki dilayar pilot dan 1010 kaki di layar kopilot.

"Pak Har, coba minta Tower agar kita tetap di posisi ini karena kondisi tidak normal," pinta Pilot.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved