Breaking News:

Ketua PDIP Takalar ini Adu Jotos, Berkelahi Pakai Double Stick, Anggota DPRD PBB & PAN Terkapar

Andi Ellang sapaan ketua DPC PDIP Takalar, mencabut double stick dari pinggangnya, dan langsung membuat dua koleganya dari Partai PBB dan PAN ....

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Tribun Timur
Anggota DPRD Takalar sekaligus Ketua PDIP Takalar Andi Noor Zaelan alias Andi Ellang. 

Zein mengaku pihaknya masih mendalami dan menyelidiki kronologi lengkapnya.

Begitupula terkait alat yang digunakan untuk memukul masih dalam penyelidikan kepolisian.

"Tapi kita masih mendalami dan menyelidiki kronologi lengkapnya," jelasnya.

Bakri dari Partai PAN juga ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Setelah visum dan perawatan dokter, ia memilih pulang ke rumah

4. Keterangan Pihak RS

Petugas IGD RSUD Padjonga Dg Ngalle Takalar, dr Astri Yul mengatakan Johan saat ini masih mendapatkan perawatan medis.

Dikatakan, Johan mengalami dua luka yakni di bagian kepala dan luka robek dilengan kiri bawah.

Ada juga luka memar di dada kiri atas, serta di lengan kanan bawah atas.

Menurutnya, dari deskripsi Johan mengalami luka akibat terkena benda tumpul

"Lukanya terkena benda tumpul, dari deskripsi luka tidak ada luka senjata tajam," ujarnya.

Dikatakan, Johan masuk di IGD RSUD Padjonga Dg Ngalle Takalar sekira jam 3 sore.

"Korban tadi masih diobservasi di IGD,

"cuman pihak manajemen rumah sakit usulkan diistirahatkan dulu di kamar perawatan VIP Sakura," ucapnya.

Selain Johan, Bakri Daeng Sewang juga datang ke RSUD Padjonga Daeng Ngalle.

Bakri hanya datang untuk mengambil visum.

Ia mengalami luka ringan memar pada bagian lengan kanan bawah.

"Ada lagi tadi yang satu datang cuman datang visum saja, cuman luka memar sedikit di lengan kanan bawah," kata dr Astri Yul.

Setelah melakukan visum di RSUD, Bakri Daeng Sewang langsung pulang ke rumahnya.

5. Versi Johan Nojeng

Johan Nojeng mengatakan, insiden pemukulan yang dialaminya saat terjadi dapat.

Saat itu rapat komposisi pembentukan anggota pansus tersebut awalnya diwarnai debat alot.

"Sebelum insiden pemukulan dengan menggunakan double stick,

"kami sempat beradu argumentasi terkait pembentukan Pansus LKPJ bupati," kata Johan, Senin (3/5/2021).

Namun, tak lama kemudian, debat tersebut berubah jadi saling pukul antara anggota dewan hingga membuat dirinya terluka.

Keributan itu baru berhenti setelah Johan tersungkur dan bersimbah darah.

"Kepala saya berdarah dengan tujuh jahitan dan satu jahitan di tangan seblah kiri,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Takalar Zulkarnain membenarkan adanya insiden tersebut.

"Iya benar ada insiden dalam rapat tadi," kata Zulkarnain.

(*/ Tribunnews.com / tribun-timur.com)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved