Minggu, 10 Mei 2026

Rombongan Pria Batal Melamar Kekasih Karena Dikira Mudik, Begini Respon Gubernur Ganjar Pranowo

Agus dan keluarganya hendak pergi ke Winongo untuk melamar, namun tertunda karena diminta putar balik saat melintas di pos penyekatan

Tayang:
Surya/Rahadian bagus
Seorang warga Klaten batal menggelar acara lamaran karena keluarganya tidak membawa hasil rapid test 

BANGKAPOS.COM -  Agus Suryadi (23), pemuda asal Klaten gagal menggelar lamaran. Kegagalan itu karena rombongan mereka yang akan pergi ke Ngawi terpaksa putar balik karena kena penyekatan.

Siang itu, Kamis (6/5/2021), Agus dan keluarganya hendak pergi ke Winongo untuk melamar, namun tertunda karena diminta putar balik saat melintas di pos penyekatan Mantingan.

Saat diperiksa petugas, Agus hanya dapat menunjukan surat hasil rapid miliknya. Sementara 13 orang anggota keluarganya, tidak membawa hasil rapid tes, termasuk sopir travel yang mengantarnya.

Agus beralasan, sebelum melintas di perbatasan Mantingan (Ngawi-Sragen), ia dan rombongan keluarganya sudah diperiksa di pos di Sragen. Pada saat itu, petugas hanya meminta satu orang saja untuk dirapid.

"Tadi dari petugasnya bilang satu saja," katanya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Zodiak Cinta Besok Sabtu 8 Mei 2021: Aries Menemukan Cinta Sejati, Pasangan Scorpio Lebih Manja

Baca juga: Asisten Aldebaran Ikatan Cinta Kipas-kipas Ikan Bakar di Rumah Makan, Ikbal Fauzi Tambah Sibuk

Perwira Pengendali ( Padal) Pos Penyekatan Mantingan, Ipda Daryono, mengatakan, petugas terpaksa meminta agar sopir travel putar balik karena hanya satu orang penumpang yang memiliki surat rapid tes. Sedangkan 13 orang lainnya, tidak melakukan rapid tes.

Daryono mengatakan, ia sudah menawarkan kepada penumpang dan sopir travel untuk rapid tes apabila ingin melanjutkan perjalan, namun karena tidak mau, ia terpaksa meminta untuk putar balik.

"Tadi sudah kami minta untuk rapid, tapi merek tidak mau, terpaksa kami minta putar balik," katanya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Gue Udah Nunggu Jumat Unggahan Terakhir Raditya Oloan Suami Joanna Alexandra Sebelum Meninggal

Baca juga: Raditya Oloan Idap Penyakit Asma, Kondisi Suami Joanna Alexandra Memburuk Setelah Negatif Covid-19

Respons Gubernur Ganjar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merasa sedih tatkala mendengar kabar adanya peristiwa penolakan jenazah pasien corona.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merasa sedih tatkala mendengar kabar adanya peristiwa penolakan jenazah pasien corona. (Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV)

Sebuah mobil travel bernopol Jakarta dihentikan petugas di exit Tol Sragen, Kamis (6/5/2021).

Mobil tersebut membawa rombongan pengantin dari Klaten menuju Ngawi, dan diketahui melanggar protokol kesehatan.

Saat petugas sedang melakukan pengecekan, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tepat berhenti di posko penyekatan pemudik itu.

Usai ngobrol dengan petugas dan memastikan persiapan penyekatan pemudik berjalan lancar, Ganjar mendatangi mobil travel yang terparkir di bahu jalan itu.

"Ini dari mana? Dari Jakarta ya? Mau mudik ke mana?," tanya Ganjar.

Baca juga: Ibunda Dimas Beck Ternyata Duduki Jabatan Mentereng di Perusahaan Tambang, Intip Potretnya

Baca juga: Atta Halilintar dan Aurel Disemprot Dokter Kandungan, Sebulan Menikah Rajin Periksa Kehamilan

Sopir yang membawa mobil itu mengatakan bahwa mereka berasal dari Klaten. Mereka merupakan rombongan keluarga yang hendak ke acara pernikahan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved