Breaking News:

Hari Kedua Peniadaan Mudik, Terdata 70 Penumpang Berangkat di Bandara Depati Amir, Ini Alasannya

Hari kedua peniadaan mudik, sebanyak 70 penumpang berangkat dari Bandara Depati Amir Bangka, Jumat (7/5/2021).

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Dokter Umum Kantor Kesehatan Pelabuhan Koordinator Wilayah Kerja Bandara Depati Amir Pangkalpinang, dr Riza Jayanti. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sesuai surat edaran Satgas Penanganan Covid-19, SE 12 Tahun 2021, SE 13 Tahun 2021 dan Addendum SE 13 Tahun 2021.

Saat ini sedang dalam masa peniadaan mudik mulai pada tanggal 6 Mei - 17 Mei 2021.

Pada hari perdana, Kamis (6/5/2021) aktivitas di bandara Depati Amir Pangkalpinang sepi, tak ada penumpang, hanya ada penerbangan kargo sebanyak dua flight.

Sementara, pada hari kedua peniadaan mudik, Jumat (7/5/2021), terdata ada 70 penumpang yang berangkat dan 67 penumpang yang datang dengan jumlah penerbangan sebanyak 6 flight.

Dari 70 penumpang yang berangkat merupakan orang dalam pengecualian saat masa peniadaan mudik, dominan karena perjalanan dinas sebanyak 46 orang, 18 orang kunjungan keluarga sakit dan 6 orang kunjungan duka cita.

"Pemeriksaan berkas persyaratan sesuai dengan alasan melakukan perjalanan aman dan sesuai ketentuan," ujar Dokter Umum Kantor Kesehatan Pelabuhan Koordinator Wilayah Kerja Bandara Depati Amir Pangkalpinang, dr Riza Jayanti saat dikonfirmasi bangkapos.com, Sabtu (8/5/2021).

Lebih lanjut, ia menyebutkan untuk hari ketiga peniadaan mudik, Sabtu (8/5/2021), tidak ada penerbangan penumpang, hanya ada penerbangan kargo.

"Untuk masa peniadaan mudik ini, himbauannya agar semua orang bersabar dan membantu memutus mata rantai Covid-19 untuk tidak mudik. Memang bila ada keperluan mendesak untuk berangkat, persiapkan semua dokumen pengecualian sesuai dengan addendum SE terbaru," kata dr Riza.

Sebelumnya, Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Depati Amir (BDA) Pangkalpinang, Muhammad Syahril mengatakan pihaknya sudah menyediakan posko terpadu pada masa peniadaan mudik ini.

"Kami sudah mendirikan posko terpadu bersama Satgas Penanganan Covid-19 dan Dinas Perhubungan," kata Syahril. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: M Ismunadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved