Kadar Kolesterol Tinggi Usai Lebaran, Simak Empat Tips Mengatasinya dari dr Adinda
Makanan yang mengandung santan apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya peningkatan kadar kolesterol darah.
Penulis: Cici Nasya Nita |
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Suasana Lebaran identik dengan makanan bersantan, seperti opor ayam, rendang daging dan sambal goreng.
Dokter Spesialis Gizi Klinik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Adinda mengatakan makanan yang mengandung santan apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya peningkatan kadar kolesterol darah.
"Belum lagi kue lebaran yang juga mengandung lemak jenuh seperti mentega dan juga tinggi karbohidrat simpleks seperti gula dan tepung juga dapat meningkatkan kadar lemak darah dan juga cadangan lemak tubuh," jelas dr Adinda, Senin (17/5/2021).
“Konsumsi secara berlebihan lemak jenuh dan karbohidrat simpleks dan tidak di imbangi dengan pola hidup sehat secara terus menerus dapat sebabkan obesitas,” katanya lagi.
Hal ini dapat berujung kepada penyakit kardiovaskular dan metabolik, seperti penyakit jantung dan diabetes.
Tingginya kolesterol dalam darah secara umum tidak menimbulkan gejala, sebab gejala yang timbul biasanya menandakan sudah adanya komplikasi, misalnya seperti nyeri dada pada penyakit jantung atau polifagia, poliuria dan polidipsi pada diabetes.
"Karena tidak adanya gejala pada penderita kolesterol tinggi karena itu dianjurkan untuk memeriksakan laboratorium profil lemak darah secara rutin," saran dr Adinda.
Empat Tips mencegah dan menurunkan kenaikan kolesterol di dalam darah usai lebaran ataupun juga untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
1. Tidak makan secara berlebihan
Makanlah sesuai porsi dan kebutuhan kita masing-masing.
2. Imbangi dengan makanan yang tinggi serat
Makanan yang tinggi serat seperti sayur dan juga buah buahan selain dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan, porsi serat yang cukup dan jenis serat tertentu juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
3. Cukupi kebutuhan air putih
Air putih harus kita cukupi untuk menjaga kesehatan metabolisme tubuh.
4. Aktivitas fisik
Aktifitas fisik yang kurang dapat menyebabkan menumpuknya cadangan karbohidrat atau lemak.
Olahraga yang cukup disertai dengan pola makan dengan gizi yang seimbang dapat membantu untuk menurunkan kadar lemak darah.
Selain itu banyak manfaat baik lainnya yang dapat kita dapatkan dengan rutin berolahraga.
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210426-dr-adinda.jpg)