UPDATE 17 Mei Covid-19 di Babel: Tambah 108, Total Kasus Covid-19 Jadi 15.757
Data Covid-19 kita masih tinggi dan beberala waktu lalu sempat menjadi perhatian nasional. Kita awalnya dipandang baik dalam pengelolaan kasus ...
Penulis: Asmadi Pandapotan Siregar CC |
UPDATE 17 Mei Covid-19 di Babel: Tambah 108, Total Kasus Covid-19 Jadi 15.757
BANGKAPOS.COM -- Penanganan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ) hingga saat ini terus dilakukan.
Adapun sebaran kasus baru Corona virus di Babel, pada hari ini Senin ( 17/05/2021) siang terdapat 108 kasus baru.
Angka ini naik dari sehari sebelumnya 75 kasus baru.
Adanya tambahan kasus baru tersebut, total kasus di Babel 15.757 kasus.
Sementara itu, jumlah pasien sembuh di Babel meningkat.
Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meningkat pada Senin (17/05/2021) siang, sebanyak 214 pasien.
Sehari sebelumnya pasien Covid-19 sembuh di Babel sebanyak 173 orang. Jadi ada penambahan 41 pasien yang sembuh, total menjadi 14.300 orang.
Selain itu, hari ini terdapat satu pasien yang meninggal, sehari sebelumnya Minggu ( 16/05/2021) terdapat tiga orang yang meninggal, total menjadi 243 orang.
Adapun untuk sebaran kasus di Babel yakni, Pangkalpinang 1 kasus, Kabupaten Bangka 27 kasus, Bangka Tengah 25 kasus, Bangka Barat 26 kasus, Bangka Selatan 6 kasus, Belitung 7 kasus, Belitung Timur 16 kasus.
Gubernur Babel Erzaldi Rosman Minta Warga Disiplin Pakai Masker
Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengingatakan warga untuk menjalankan protokol kesehatan, karena Babel menjadi perhatian pemerintah pusat berkaitan tambahan kasus setiap harinya.
"Data Covid-19 kita masih tinggi dan beberala waktu lalu sempat menjadi perhatian nasional. Kita awalnya dipandang baik dalam pengelolaan kasus Corona, tetapi ternyata menjadi kendor dan menyebabkan kasus terpapar meningkat," jelas Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, kepada wartawan, Senin (17/5/2021)
Erzaldi mengatakan, meningkatnya kasus saat ini karena ketidak kepatuhan dan disiplin warga dalam menjalankan protokol kesehatan.
"Jumlah yang terpapar itu karena tingkat kedisiplinan masyarakat kita khusunya yang terdata tidak memakai masker itu tergolong sangat rendah angkanya 73 persen, sementara daerah lain angkanya 95 persen ke atas,"ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-who-sebut-corona-covid-19-bisa-menyebar-melalui-udara.jpg)