Breaking News:

Pelecehan Anak di Masjid

Seorang Pria Terekam Lakukan Aksi Cabul di Dalam Rumah Ibadah, Korbannya Anak-anak

Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi tidak senonoh seorang pria dewasa terhadap seorang anak perempuan beredar luas.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com
Ilustrasi pencabulan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi tidak senonoh seorang pria dewasa terhadap seorang anak perempuan beredar luas.

Anak perempuan tersebut menjadi korban asusila saat sedang menunaikan ibadah salat di sebuah masjid di Kota Pangkalpinang.

Dalam video yang dishare ke dalam grup sinergi pemkot Pangkalpinang itu terlihat seorang anak perempuan sedang melaksanakan salat tepat di belakang sang ibunya.

Lalu tiba-tiba datang seorang laki-laki mengenakan masker berbaju hitam dan celana panjang masuk ke dalam masjid saff wanita.

Dalam video rekaman cctv itu, terlihat pelaku nampak memegang alat vitalnya dan saat posisi sang anak sedang sujud pelaku mengarahkan kemaluannya dekat sang anak perempuan.

Ketika sang anak bangun dari sujudnya nampak kebingungan melihat seorang laki-laki berdiri di belakangnya yang sedang merapikan celana.

Terlihat pula laki-laki itu mengarahkan kedua tangannya ke arah CCTV.

Saat dikonformasi Bangkapos.com, pengurus masjid Baitul Makmur Kecamatan Girimaya Saiful Anwar menyebutkan, kejadian tersebut terjadi Minggu (16/5/2021) saat waktu salat isha.

Kata Saiful saat didatangi dirumahnya, pihak masjid sudah melaporkan ke Polsek Bukit Intan terkait kejadian yang terjadi di masjid tersebut.

Saiful menjelaskan, malam itu juga usai salat sang ibu anak perempuan itu langsung melapor ke pengurus masjid, bahwa anaknya diganggu oleh seorang laki-laki.

"Jadi usai salat orangtua langsung melapor ke kita berdasarkan aduan anaknya bahwa dia diganggu oleh seorang laki-laki saat salat. Jadi waktu itu juga kita langsung periksa CCTV bersama orangtuanya," kata Saiful kepada Bangkapos.com, Senin (18/5/2021).

Saifuk menyebut, hingga kini pihaknya masih mencari pelaku laki-laki dalam video tersebut. Agar dapat diproses secara hukum sebab melakukan tindakan tak wajar di dalam tempat ibadah.

"Kami sudah melpor ke Polsek Bukit Intan namun untuk prosesnya baru bisa kalau si korban itu yang melapor, nah berdasarkan informasi katanya mereka itu bukan orang sini tapi orang Koba Bangka Tengah, dan mereka belum melapor sampai hari ini jadi kami yang melaporkan atas kejadian itu," jelasnya.

Kata Saiful, kedepan pihaknya akan lebih meningkatkan pengamanan di masjid, agar kejadian serupa tak terulang kembali.

"Kami kedepannya akan lebih waspada lagi, seperti menambah cctv hingga kalau bisa kami tambahkan security di masjid untuk pantau langsung. kalau sudah seperti ini bahaya kita harus waspada nanti horden juga akan kita turunkan biar kelihatan dari luar yang sedang salat," jelasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved