Diabetes
Simak 6 Cara Menangani Luka Pada Kaki Bagi Penderita Diabetes Berikut Ini
Sebab, jika tak ditangani dengan baik, akibat paling fatalnya, bagian tubuh Anda yang terkena luka bisa sampai diamputasi.
BANGKAPOS.COM- Sebab, jika tak ditangani dengan baik, akibat paling fatalnya, bagian tubuh Anda yang terkena luka bisa sampai diamputasi.
Luka pada kaki misalnya.
Penderita diabetes 15 kali lebih mungkin melakukan amputasi akibat luka kaki atau borok.
Inilah mengapa ini terjadi dan apa yang dapat Anda lakukan untuk mencegahnya.
Untuk menghindari amputasi dan membantu proses penyembuhan, berikut tips yang dapat membantu
Beriku ini enam cara mengatasi luka di kaki pada penderita diabetes agar terhindar dari infeksi atau komplikasi serius seperti dilansir dari Healthline
1. Lakukan pemeriksaan mandiri secara teratur
Mengetahui luka sejak dini adalah kunci untuk menghindari infeksi dan komplikasi. Pastikan untuk selalu melakukan pemeriksaan mandiri setiap hari dan mencari luka baru, terutama di kaki. Jangan lupa juga untuk memeriksa di antara dan di bawah jari kaki Anda.
Hapus jaringan mati.
Nekrosis (sel mati) dan jaringan berlebih sering terjadi pada luka diabetes. Hal ini dapat meningkatkan bakteri dan racun serta meningkatkan infeksi luka. Ini juga dapat menghambat saat memeriksa jaringan di bawahnya.
2. Rutin mengganti perban
Mengganti perban secara teratur dapat membantu mengurangi bakteri dan menjaga tingkat kelembapan yang sesuai pada luka. Dokter sering merekomendasikan balutan perawatan luka khusus.
Jauhkan tekanan dari area tersebut.
Tekanan dapat menyebabkan keausan yang merusak kulit dan menyebabkan luka yang lebih parah atau bahkan bisul.
3. Pakai kaus kaki putih selama proses penyembuhan
Jika mengalami luka kaki, pertimbangkan untuk mengenakan kaus kaki putih selama proses penyembuhan. Ini akan memudahkan Anda melihat darah atau tanda-tanda drainase lain di kaus kaki Anda.
Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan sistem kekebalan dan membantu penyembuhan luka.
4. Makan makanan yang sehat.
Menjaga pola makan memiliki pengaruh langsung pada kadar gula darah, jadi menjaga nutrisi yang tepat adalah kuncinya. Jika dapat secara konsisten menjaga kadar glukosa yang sehat, kemungkinan besar akan terhindar dari luka dan sembuh lebih cepat saat terjadi luka.
Penderita diabetes seringkali dapat mempertahankan kontrol gula darah yang lebih baik dengan menghindari karbohidrat olahan, gula tambahan, dan makanan cepat saji. Ini juga membantu meningkatkan asupan serat, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan.
Nutrisi yang baik memberikan apa yang dibutuhkan tubuh Anda untuk penyembuhan luka yang lebih cepat, seperti vitamin C, seng, dan protein.
5. Tetap aktif
Olahraga membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Ini membantu gula dalam aliran darah memasuki sel lebih efisien, yang meningkatkan penyembuhan dan kesehatan.
6. Berhenti merokok
Merokok menurunkan kemampuan sel untuk membawa oksigen. Merokok juga mengganggu sistem kekebalan dan meningkatkan risiko penyakit vaskular.
Pertimbangkan madu. Beberapa penelitian Trusted Source menunjukkan madu sebagai balutan alternatif yang efektif untuk penyembuhan luka ulkus kaki diabetik.
Segera temui dokter apabila luka terasa terbakar, mati rasa, sakit yang terus-menerus, juga pembengkakan. Doker dapat mengidentifikasi luka dan memberi tahu cara terbaik dalam perawatan. Semakin cepat mendapatkan perawatan yang tepat, semakin besar juga kemungkinan mencegah komplikasi. (Bangkapos.com/Nur Ramadhaningtyas/Mg4)Ber
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-luka-diabetes-di-kaki.jpg)