Breaking News:

Horizzon

Rekoset Saat Harga Timah Bergairah

Mengkritisi penambangan utamanya yang ilegal dan berpotensi merusak lingkungan adalah sebuah keharusan

Penulis: ibnu Taufik juwariyanto | Editor: suhendri
Rekoset Saat Harga Timah Bergairah
Bangka Pos
IBNU TAUFIK Jr / Pemred BANGKA POS GROUP

SEPEKAN terakhir, di saat harga timah tengah bagus-bagusnya, publik Bangka Belitung dipertontonkan dengan aksi heroik lagi simpatik dari aparat keamanan. Kita mendengar ada operasi penangkapan terhadap truk bermuatan sembilan ton timah.

Tak berselang lama, penangkapan serupa kembali terjadi. Namun, kali ini penangkapan hampir bersamaan dengan dilepaskannya truk pengangkut timah yang ditangkap sebelumnya.

Bahkan kita juga masih ingat, beberapa waktu lalu, aparat juga menghentikan ekspor zirkon dengan menurunkan paksa komoditas yang sudah siap mengapal tersebut. Khusus untuk zirkon, hingga saat ini belum jelas nasibnya.

Namun, untuk kasus truk pengangkut timah yang pertama, polisi sudah membebaskannya dengan dalih dokumennya lengkap.

Sejauh ini publik hanya bisa mengakses informasi tentu dari media, baik media mainstream maupun media sosial yang juga menyediakan banyak informasi berseliweran terkait langkah aparat keamanan ini.

Kebetulan ada momentumnya, tak berlebihan jika kita juga sedikit menarik ke belakang. Publik sering membaca berita tentang penangkapan terhadap penambang ilegal, baik di laut maupun di darat.

Sekilas, peristiwa tersebut layak diapresiasi. Penangkapan terhadap praktik penambangan ilegal adalah sebuah keniscayaan yang harus dilakukan oleh aparat keamanan yang sepenuhnya memiliki kewenangan soal ini.

Penangkapan, penertiban terhadap praktik penambangan ilegal adalah sebuah bentuk amanah dari undang-undang yang substansinya adalah memberikan jaminan kepada anak cucu, utamanya warga Bangka Belitung terhadap tanah kelahiran mereka.

Fixed, konsekuensi dari penambangan adalah kerusakan lingkungan. Namun, praktik penambangan yang baik dan ramah lingkungan tentu memberikan harapan besar bagi anak cucu kita untuk masih bisa bersahabat dengan alam tanah kelahirannya.

Berbeda dengan praktik penambangan ilegal yang bisa dipastikan, yang disisakan adalah kerusakan lingkungan yang masif. Untuk itu, tindakan tegas aparat yang berwenang pantas diapresiasi dan didukung penuh.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved