Breaking News:

Human Interest Story

Ingin Menjadi Peternak Ulat Hongkong, Berikut Tips Budi dayanya

Bagi sebagian orang ulat merupakan hewan melata yang menjijikan. Namun beda halnya dengan Acik (48), Warga Jalan Letkol Letkol Saleh Ode, Kelurahan

Penulis: Magang1 | Editor: Fery Laskari
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Ribuan ulat Hong Kong di peternakan Acik, di Jalan Letkol Saleh Ode, Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Rabu (2/6/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA – Bagi sebagian orang ulat merupakan hewan melata yang menjijikan. Namun beda halnya dengan Acik (48), Warga Jalan Letkol Letkol Saleh Ode, Kelurahan Kacangpedang, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel)

Melalui tangan dinginnya, ulat Hong Kong yang memiliki kandungan protein sangat tinggi juga kalori yang sangat berguna untuk pakan berbagai hewan lainnya bisa bisa menjadi bisnis yang cukup menjanjikan

Harga jualnya saja bisa mencapai Rp 100.000 per kilogram. Denan beternak ulat Acik bisa mendapatkan omzet hingga Rp1,6 juta per bulan. 

Ulat bernama latin Tenebrio molitor sering digunakan sebagai pakan ikan, burung, reptil dan berbagai jenis binatang peliharaan lainnya. 

Namun, selama burung kicauan masih menjadi hobi dan dibudidayakan oleh masyarakat, Ulat Hong Kong akan laris manis di pasaran.

Selain burung, binatang peliharaan lainnya yang lazim diberi makan jenis ulat ini, belum lama ulat Hong Kong telah mendapat ijin dari Badan Keselamatan Makanan Eropa atau European Food Safety Authority (EFSA) sebagai makanan manusia. 

Tertarik untuk beternak ulat Hong Kong dengan perawatan yang cukup mudah dan dapat menghasilkan jutaan rupiah, berikut Acik membagikan tips budidayanya.

1. Menyediakan tempat budidaya

Sediakan tempat yang akan dijadikan untuk budidaya ulat Hong Kong. Biasanya Acik menyiapkan tempat berupa kotak dengan ukuran 60 cx 40 centimeter dengan tinggi 7 centimeter yang nantinya bakal dijadikan sebagai tempat ulat berkembang biak.

Jangan lupa kotak tersebut dilapisi dengan lakban warna coklat. Hal itu menjaga agar ulat tidak bisa keluar dari kotak.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved