Breaking News:

Ratna Tetap Pakai Masker dan Jaga Jarak Meski Sudah 2 Kali Divaksin

Untuk mengembalikan kepercayaan pelanggan agar mereka tidak takut datang ke warung miliknya, Ratna menerapkan protokol kesehatan di warung.

Editor: fitriadi
bangkapos.com/magang mahasiswi UMN
Ilustrasi Covid-19 dan masker 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pagi-pagi Ratna (34) sudah sibuk menyiapkan bahan-bahan menu kuliner di warung makan di Jalan Depati Hamzah Pangkalpinang, Selasa (1/6/2021).

Ratna tidak sendiri, tapi dibantu dua karyawan yang direkrut dari keluarga sendiri.

Ibu muda ini setiap hari membuka warung sekitar pukul 10.30 WIB hingga 21.00 WIB.

Di awal pandemi Covid-19, Ratna masih mampu mengumpulkan penghasilan kotor dari usaha warungnya setiap hari Rp 1.000.000 - Rp 1.500.000.

Tapi kini pendapatannya menurun drastis hanya sekitar Rp 500.000 - Rp 800.000 per hari.

"Sekarang tidak seramai sebelumnya. Meski menurun, kita tetap buka. Dapat membayar gaji karyawan saja Alhamdulillah," kata Ratna ditemui Bangkapos.com di warung miliknya.

Saat kasus pandemi Covid-19 mulai melonjak di Pangkalpinang awal 2021, Ratna sempat kelimpungan menjalankan usahanya karena dalam waktu sekitar 2 bulan penjualannya drop. Ratna terpaksa nombok biasa operasional dan gaji karyawan.

Dua bulan setelah mengalami masa-masa sulit itu, usaha Ratna kembali bangkit, namun jumlah pembeli tidak seramai ketika pandemi Covid-19 di Kota Pangkalpinang masih melandai.

Ratna menyadari betul pandemi Covid-19 mempengaruhi penjualannya. Untuk itu ia berusaha mengembalikan kepercayaan pelanggan agar mereka tidak takut datang ke warung miliknya.

Ratna pun menerapkan protokol kesehatan di warung. Selain mengenakan masker, Ratna juga selalu menyediakan air dan sabun untuk mencuci tangan untuk pembeli yang datang.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved