Kamis, 7 Mei 2026

Materi Belajar

Pembelajaran Kelas 3 SD Agama Islam, Sikap dan Perilaku Terpuji

Simak materi pembelajaran kelas 3 SD Agama Islam, sikap dan perilaku terpuji. Jawab soal dan lihat skor nilaimu pada kunci jawaban

Tayang:
Editor: Teddy Malaka
Buku ajar
Ilustrasi buku ajar PAI 

Artinya: ”Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan
janganlah berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri”. (Q.S. Luqman/11: 18)

B. Menampilkan Perilaku Tekun

Tekun adalah melakukan sesuatu pekerjaan dengan sungguh-sungguh, bersemangat dan penuh kesenangan sehingga tidak merasa bosan.

Tanda-tanda orang yang tekun, antara lain:
1. Bersungguh-sungguh,
2. Bersemangat atau antusias,
3. Melaksanakan secara berkesinambungan,
4. Tidak mudah bosan,
5. Tidak mudah putus asa, dan
6. Rajin.

Perilaku tekun belajar dapat dilakukan di rumah, di sekolah, di masjid atau di tempat lainnya.

Orang yang bersikap tekun akan menikmati beberapa keuntungan, antara lain:

1. Tidak mudah bosan dalam belajar baik di rumah, di sekolah maupun dalam kelompok.
2. Melaksanakan secara berkesinambungan.
3. Menghindari sikap bosan baik dalam belajar maupun membantu orang tua.
4. Menikmati hasil dari ketekunannya.
5. Menjadi orang yang berhasil dalam meraih citacitanya.
6. Menjadikan orang lain tertarik untuk menirunya.

Orang yang berperilaku tekun dalam belajar, maka orang tersebut tidak mudah bosan dan tidak mudah putus asa.

C. Perilaku Hemat

Salah satu sikap terpuji yang lainnya adalah hemat. Hemat adalah menggunakan sesuatu sesuai dengan kebutuhannya dan tidak berlebihan.

Kebalikan dari sikap hemat adalah boros. Boros adalah sikap manusia yang suka menghambur-hamburkan uang pada sesuatu secara berlebihan dari kebutuhan semestinya.

Sebagai umat Islam, kita harus mempunyai sikap hemat, yakni hemat bisa dalam harta, waktu, dan tenaga.

1. Hemat dalam Harta
Sesungguhnya harta benda yang kita miliki di dunia ini merupakan anugerah dan titipan Allah semata.

Allah menganugerahkan harta benda untuk kita manfaatkan sebaik baiknya. Namun, dalam memanfaatkan benda, kita tidak boleh berlebih-lebihan.

Salah satu harta benda yang sering kita gunakan adalah uang. Uang yang kita miliki harus kita gunakan sesuai dengan kebutuhan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved