Rabu, 13 Mei 2026

Putus Cinta Bukan Akhir Dunia, Berikut Kiat-Kiat yang Dapat Dilakukan Agar Cepat Move On

Putus Cinta Bukan Akhir Dunia, Berikut Kiat-Kiat yang Dapat Dilakukan Agar Cepat Move On

Tayang:
Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Teddy Malaka
Freepik
Ilustrasi Putus Cinta 

BANGKAPOS.COM - Perpisahan dalam suatu hubungan sangatlah wajar menimbulkan emosi yang rumit.

Rasa lega, bingung, patah hati,  dan sedih semua bercampur menjadi satu.

Tak jarang banyak kasus-kasus percobaan bunuh diri yang berakhir tragis setelah putus cinta.

Namun, jika segala sesuatunya berakhir dengan cara yang sehat dan produktif, Anda mungkin masih memiliki keinginan untuk merelakan dan moving on.

Kiat-kiat berikut dapat membantu Anda memulai proses untuk bergerak maju. Ingatlah, kamu akan melewatinya, terlepas dari betapa sulitnya hal-hal yang kamu rasakan saat ini.

Ilustrasi Ketika Putus Cinta
Ilustrasi Hal Negatif yang Dilakukan Ketika Putus Cinta (Freepik)

Luangkan waktu untuk berpisah
Jika Anda berdua tahu Anda ingin mempertahankan persahabatan, beri sedikit ruang untuk beberapa waktu tidak ada salahnya. Beristirahat dari berkirim pesan dan bertemu dapat membantu Anda berdua mulai pulih.

Hormati kebutuhan satu sama lain
Jika Anda ingin tetap berteman tetapi mantan Anda tidak menginginkan kontak apa pun, Anda harus menghormatinya. Jangan menelepon, mengirim SMS, atau meminta teman mereka untuk berbicara dengan mereka untuk Anda.

Anda mungkin sangat merindukan mereka, tetapi tidak menghormati batasan mereka kemungkinan akan merusak peluang persahabatan di masa depan.

Ilustrasi Self Love
Ilustrasi Self Love (Freepik/arina_gladyisheva)

Sebagai alternatif, jika mantan Anda menghubungi Anda, terutama sebelum Anda siap untuk berbicara, jangan merasa berkewajiban untuk menanggapinya. Ingatkan diri Anda bahwa Anda berdua membutuhkan waktu dan ruang untuk menghadapi emosi-emosi yang sulit itu dan menunggu sampai periode tersebut telah berlalu.

Pertahankan jarak fisik dan emosional
Jika Anda ingin mencoba persahabatan setelah beberapa waktu terpisah, perhatikan pola dan perilaku lama. Mungkin Anda menyandarkan kepala Anda di bahu mereka saat menonton film atau mereka datang kepada Anda untuk meminta bantuan selama krisis.

Tidak ada yang salah dengan perilaku ini, tetapi mereka dapat menyebabkan banyak kebingungan dan patah hati lebih lanjut. Jika Anda dan mantan ingin mempertahankan persahabatan, Anda harus bersikap seperti teman.

Menghentikan perilaku apa pun yang membuat Anda berpikir, "Sepertinya kita tidak pernah putus," mungkin adalah yang terbaik.

Utamakan perawatan diri self
Setelah Anda mengatur batasan Anda, inilah saatnya untuk mengalihkan perhatian Anda ke hubungan Anda dengan diri sendiri. Beberapa ahli merekomendasikan untuk membuat rutinitas perawatan diri setiap hari.

memberi Anda kegembiraan (bertemu teman, dapatkan pengalaman baru, habiskan waktu untuk hobi favorit Anda)
memelihara Anda (berolahraga, bermeditasi, memasak makanan yang memuaskan tetapi menyehatkan)
membantu Anda memproses perasaan Anda (membuat seni atau musik, jurnal, berbicara dengan terapis atau orang pendukung lainnya)
Usahakan untuk cukup tidur, tetapi hindari tidur terlalu banyak. Ini dapat mengganggu tanggung jawab Anda dan membuat Anda merasa pusing dan tidak sehat.

Dan kemudian, tentu saja, ada makanan yang menenangkan, Netflix, dan sebotol anggur. Tidak apa-apa untuk memanjakan sesekali saat Anda pulih, tetapi awasi hal-hal itu agar tidak menjadi kebiasaan biasa yang sulit untuk dihentikan. Pertimbangkan menyimpan hal-hal ini untuk waktu-waktu khusus bersama teman-teman atau memberi diri Anda satu malam dalam seminggu untuk bersantai.

Lakukan hal-hal yang Anda sukai
Setelah putus cinta, Anda mungkin menemukan diri Anda memiliki lebih banyak waktu luang daripada biasanya. Cobalah untuk menggunakan waktu ini dengan cara yang positif.

Mungkin selama hubungan Anda menghabiskan lebih sedikit waktu untuk membaca dan memiliki setumpuk buku yang belum dibaca menunggu di samping tempat tidur Anda. Atau mungkin Anda selalu ingin mencoba berkebun atau merajut. Anda bahkan dapat mulai belajar bahasa baru atau membuat rencana untuk perjalanan seorang diri

Menemukan hal-hal yang harus dilakukan (dan melakukannya) dapat membantu mengalihkan perhatian Anda dari kesedihan pasca putus cinta.

Ekspresikan perasaanmu
Adalah hal umum saat mengalami banyak emosi setelah putus cinta, termasuk: marah, sedih, bingung, kesepian, dan kesendirian

Hal Ini dapat membantu untuk mengakui perasaan tersebut. Anda dapat menuliskan, ilustrasikan, atau bicarakan dengan orang yang Anda cintai.

Film, musik, dan buku yang melibatkan kejadian serupa dapat mencerminkan pengalaman Anda, jadi ini mungkin menawarkan kenyamanan.

Hindari berkubang di dalamnya
Cobalah untuk tidak terjebak dalam siklus emosi negatif, karena biasanya tidak membantu untuk merenungkan perasaan sedih dan kehilangan. Jika Anda tidak bisa berhenti memikirkan mantan Anda, cobalah "reset" dengan keluar rumah, mengunjungi teman, atau menyetel musik dan melakukan refleksi mendalam.

Beristirahatlah dari drama sedih atau romantis dan lagu-lagu cinta. Sebagai gantinya, cobalah acara komedi atau semangat, musik ceria, dan novel ringan tanpa romansa. Ini dapat membantu mengalihkan perhatian Anda dari emosi negatif.

Cara cepat lainnya untuk membantu memperbaiki suasana hati yang suram:

Buka tirai Anda untuk mendapatkan cahaya alami.
Dapatkan sinar matahari.
Nikmati shower atau bak mandi dengan produk favorit Anda.
Nyalakan lilin dengan aroma segar atau jeruk. (Bangkapos.com/Nur Ramadhaningtyas)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved