Breaking News:

Advertorial

Petani Binaan Bank Indonesia Sukses Panen Raya Cabai

PETANI binaan Kantor Wilayah Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Babel sukses melaksanakan panen raya

Dede Sehendar
PANEN CABAI - Kepala Kantor Perwakilan BI Wilayah Kepulauan Babel, Tantan Heroika bersama undangan saat me- manen cabai di Kebun Gapoktan Panca Sakti, Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu (9/6) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- PETANI binaan Kantor Wilayah Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Babel sukses melaksanakan panen raya cabai di Kebun Gapoktan Panca Sakti, Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu (9/6). Hal ini diketahui saat Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Babel, Tantan Heroika turun langsung ke lapangan untuk ikut memanen cabai di kawasan tersebut. 

PANEN CABAI - Kepala Kantor Perwakilan BI Wilayah Kepulauan Babel, Tantan Heroika bersama undangan saat me-
manen cabai di Kebun Gapoktan Panca Sakti, Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu (9/6)
PANEN CABAI - Kepala Kantor Perwakilan BI Wilayah Kepulauan Babel, Tantan Heroika bersama undangan saat me- manen cabai di Kebun Gapoktan Panca Sakti, Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu (9/6) (Dede Sehendar)

Selain melakukan panen raya, Kantor Wilayah Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Babel juga menggelar pelatihan dan penyerahan bantuan program sosial demplot cabai kepada kelompok tani Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, di Hotel Fairfield by Marriot.

Melalui program rutin tersebut, BI Babel akan melakukan perluasan kebun cabai demi mewujudkan ketahanan pangan dan peningkatan laju perekenomian di Pulau Belitung.

"Kegiatan ini rutin kami lakukan dengan berkolaborasi antara BI bersama pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten kota. Tujuannya untuk menjaga kestabilan harga pangan di Belitung," ujar Tantan.

Ia mengatakan cabai termasuk hasil pertanian yang sangat memengaruhi kondisi inflasi di Babel. Oleh sebab itu, BI konsen pada perluasan area kebun cabai dengan harapan ke depan hasil panen yang melimpah mampu menekan ketergantungan pangan dari daerah lain. "Karena wilayah kita ini tidak kurang, tanahnya subur. Apalagi dengan pendekatan pupuk organik dengan MA11 bisa menekan biaya sampai 51 persen," katanya.

Menurutnya, jika biaya pertanian bisa ditekan dengan pendekatan teknologi dan menjaga kualitas kesuburan tanah lebih lama maka impilkasinya berimbas pada harga jual cabai. Terbukti, di wilayah Kabupaten Bangka Tengah dengan harga jual cabai Rp10 ribu per kilo, petani masih bisa bertahan.

"Bayangkan kalau harga cabai normal, maka nilai tukar pertanian akan semakin baik. Karena kami berharap petani senang, penjual senang dan konsumen juga senang karena harga pangan terjangkau, " ungkapnya.

Bupati Belitung, Sahani Saleh mengajak petani untuk mengubah mindsetnya. Menurutnya, seseorang justru harus bangga menjadi petani karena potensi yang sangat menjanjikan.

"Gayanya harus diubah dulu, kita tidak perlu malu menjadi petani bahkan harus bangga. Saya sudah alami itu, karena saya juga punya kebun dan kalau digarap serius hasilnya menjanjikan," kata Sanem.

Ia mengatakan berdasarkan berita resmi statistik yang dirilis BPS Belitung pada Mei 2021, Kota Tanjungpandan mengalami inflasi sebesar 0,52 persen dengan IHK 108,39. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,82 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen, kelompok peralatan, rumah tangga sebesar 0,05 persen dan lainnya.

"Tentunya dengan program nyata dalam mengatasi inflasi, laju inflasi yang terjadi diharapkan akan meminimalisir peningkatannya," ujarnya.

Dirinya pun mengajak seluruh komponen masyarakat, khususnya kelompok tani untuk memanfaatkan setiap peluang usaha yang ada dan senantiasa bersyukur atas karunia Tuhan YME yang sangat luar biasa. (adv/dol)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved