Warga Belitung Timur Diterkam Buaya
Jasad Warga Gantung Belitung Timur yang Diterkam Buaya Ditemukan, Kondisinya Mengenaskan
Jasad Edi Pradesa (42), warga Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung, Minggu (13/6/2021) telah ditemukan siang ini.
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Dedy Qurniawan
Buaya kemudian menghilang.
Kepada posbelitung.co, Kapolsek Gantung Iptu Wawan Suryadinata mengatakan konflik manusia dan buaya di Gantung ini sudah beberapa kali terjadi selama ini, namun ini yang pertama di Gantung.
Dia sendiri mengatakan sudah sering mengimbau kepada pelimbang agar tidak beraktivitas di sungai.
"Tak hanya mengimbau, kami juga sudah sering menertibkannya," kata Iptu Wawan.
Dia mengatakan saat ini Tim SAR Gabungan tengah mencari jasad korban di sekitar Jembatan Gantung, perbatasan Desa Lenggang dan Desa Selinsing.
"Tadi sempat melihat buaya timbul di permukaan membawa jasad korban. Minta doa kepada masyarakat supaya bisa cepat ditemukan," kata dia.
Iptu Wawan kembali mengimbau kepada masyarakat Gantung agar berhati-hati saat beraktivitas. Dia ingin masyarakat lebih mengutamakan keselamatan daripada hal lainnya.
Upaya pencarian jadi tontonan warga
Warga penuhi area seputaran jembatan Gantung, Belitung Timur, mereka dihebohkan dengan peristiwa manusia diserang buaya.
Beberapa dermaga buatan warga yang terbuat dari kayu pun tampak dipadati oleh warga yang penasaran.
Sementara itu tim sar gabungan menurunkan dua perahu karet ditambah satu perahu nelayan dalam proses pencarian korban hilang diterkam buaya tersebut.
Mereka menyaksikan proses pencarian korban, yang dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Beberapa kali buaya yang menggigit korban tampak menimbulkan moncong kepalanya yang dalam posisi mengigit bagian paha atas korban, tampak jelas buaya paha korban dalam gigitan buaya tersebut.
Kepala Desa Gantung, Arief Kusmaryadi mengatakan keberadaan buaya di sungai Lenggang memang sudah lama, jumlahnya pun sudah tak terhitung lagi.
"Sore aja biasanya dia (buaya) lalu lalang, dan jadi tonton-tontonan warga. Tahun 2021 ini merupakan kejadian ke-dua di sungai ini sebelumnya memang cuman diserang, tapi kali ini diambil," ujar Arief kepada posbelitung.co, Minggu (13/6/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210613-pengangkatan-korban-diterkam-buaya-oleh-tim-sar-gabungan.jpg)