Benjamin Netanyahu Resmi Lengser dari Jabatan Perdana Menteri Israel, Ini Sosok Penggantinya
Parlemen Israel alias Knesset akhirnya mengakhiri kepemimpinan Netanyahu yang selama 12 tahun berturut-turut menjabat sebagai Perdana Menteri Israel
BANGKAPOS.COM - Benjamin Netanyahu secara resmi dilengserkan dari kursi Perdana Menteri Israel setelah parlemen Israel membuka sesi khusus untuk melakukan pemungutan suara terkait koalisi pemerintahan baru pada Minggu (13/6/20201).
Parlemen Israel alias Knesset akhirnya mengakhiri kepemimpinan Netanyahu yang selama 12 tahun berturut-turut menjabat sebagai Perdana Menteri Israel.
Sebagaimana dilansir Bangkapos.com dari Kompas.com dengan judul "Benjamin Netanyahu Resmi Dilengserkan dari Kursi PM Israel, Ini Penggantinya"
Knesset lantas memilih mantan sekutu Netanyahu, Naftali Bennett, sebagai Perdana Menteri Israel yang baru.
Baca juga: Nasib Elsa Diujung Tanduk, Usaha Minta Maaf ke Papa Surya, Diterima? Bocoran Ikatan Cinta 14 Juni
Baca juga: Kabar Gembira Anak Perusahaan PT PLN Buka Lowongan Kerja Banyak Posisi, Cek Syarat dan Link Daftar
Melansir AFP, Bennett merupakan seorang nasionalis sayap kanan Yahudi, jutawan teknologi, dan mantan komandan pasukan khusus Israel.
Dia dilantik sebagai pemimpin koalisi delapan partai yang sebenarnya terbagi secara ideologis namun disatukan karena kemuakan mereka terhadap Netanyahu.
Sebelum dilengserkan, Netanyahu bersumpah bahwa dia akan terus berada di politik meski nanti jadi oposisi.
Netanyahu telah lama menjadi tokoh dominan dalam politik Israel. Oleh pendukungnya, dia disebut sebagai "Raja Bibi" dan "Tuan Keamanan”.
Sementara itu, para pengkritiknya menyebut Netanyahu sebagai "menteri kejahatan".
Setelah drama politik yang berlarut-larut selama beberapa pekan terakhir, 60 kursi di Knesset memilih untuk melengserkan Netanyahu sedangkan 59 kursi berpendapat sebaliknya.
Baca juga: Bakal Jadi Ipar Lesti Kejora, Inilah Kakak Rizky Billar Seorang Youtuber yang Tinggal di Jepang
Baca juga: Bukan Tak Percaya Dokter Indonesia, Ini Alasan Ashanty Jauh-jauh Berobat ke Turki, Beberkan Hasilnya
Jumlah kursi di Knesset berjumlah 120 kursi. Itu artinya, Netanyahu dilengserkan hanya dengan selisih suara yang sangat tipis.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dengan cepat memberi selamat kepada Bennett.
"Saya berharap dapat bekerja sama dengan Perdana Menteri Bennett untuk memperkuat semua aspek hubungan yang erat dan langgeng antara kedua negara,” kata Biden.
“Israel tidak memiliki teman yang lebih baik daripada AS," tambah Biden.
Setelah Netanyau dilengserkan, orang-orang merayakannya dengan memenuhi alun-alun di dekat Knesset dan berpawai ke Tel Aviv.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/perdana-menteri-israel-benjamin-netanyahu-u-u.jpg)