Breaking News:

Berbahaya untuk Kulit, Ini 9 Krim Abal-Abal yang Mengandung Merkuri, Wajib Tahu

Berikut 9 krim abal-abal mengandung merkuri yang harus kamu singkirkan segera dari meja riasmu karena berbahaya.

Penulis: Magang4 | Editor: Iwan Satriawan
Berbahaya untuk Kulit, Ini 9 Krim Abal-Abal yang Mengandung Merkuri, Wajib Tahu
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
krim abal-abal

BANGKAPOS.COM - Tak sedikit orang yang menganggap pemakaian skincare dalam waktu yang singkat bak membalikkan tangan dapat langsung mengubah kulit wajah menjadi glowing dan bersih.

Padahal iklan-iklan yang bertebaran diluar sana yang memastikan kulit wajahmu berubah dalam seminggu patut dicurigai.

Pasalnya bisa jadi kandungan yang ada didalam produk tersebut terlalu tinggi dan hanya efek sementara saja. 

Salah satunya adalah kandungan merkuri, bahan bersifat korosif itu dijadikan sebagai salah satu bahan untuk memutihkan kulit karena mampu menghambat pembentukan melanin, sehingga bisa membuat kulit tampak lebih cerah dalam waktu singkat.

Hasilnya memang instan, namun dampaknya bagi kesehatan tidak bisa disepelekan

Penggunaan merkuri dalam produk kecantikan sebenarnya telah dilarang di berbagai negara karena sudah terbukti sangat berbaya bagi kesehatan.

Selain sifatnya yang korosif produk skincare dengan kandungan merkuri tinggi juga dapat memengaruhi pengurangan resistensi kulit terhadap infeksi bakteri dan jamur.

Berikut ini adalah 9 produk abal-abal dirangkum dari video Dr. Ricard Lee yang mengandung merkuri lebih dari ambang batas dari yang diperbolehkan untuk kosmetik yakni lebih dari 0,007%.

Dr Ricard Lee ungkap krim abal abal
Dr Ricard Lee ungkap krim abal abal (Youtube/dr. Richard Lee, MARS)

1. Turbo Intensive Night Cream 

Produk ini adalah krim pemutih intensif yang diklaim aman dan mampu mencerahkan kulit. Namun, ternyata, berdasarkan hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh dr. Richard Lee, krim malam ini mengandung merkuri yang melebih ambang batas.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved