Pencinta Kucing Wajib Tahu! Apa Itu Kucing Janus? Belajar dari Kasus Kucing Berkepala Dua di Babel
Pencinta kucing wajib tahu! Berikut ini penjelasan ilmiah dari kelainan pada kasus langka kucing berkepala dua di Sungailiat, Bangka Belitung (Babel)
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Usia kucing janus biasanya tidak panjang
Diakui drh Yulia, Diprosopus merupakan fenomena yang sangat langka.
Namun fenomena ini sudah pernah ada sebelumnya.
Dalam beberapa laporan diantaranya terjadi pada sapi, domba, dan kucing.
Dia menjelaskan, hewan yang lahir mengalami diprosopus dalam beberapa kasus biasanya tidak lama bertahan hidup.
Namun, ada juga kucing diprosopus yang mampu bertahan hidup sampai 15 tahun.
"Sementara dalam perawatan hewan diprosopus yang baru lahir harus sangat ekstra. Bahkan bisa membutuhkan perawatan medis khusus. Oleh karena itu disarankan untuk dikonsultasikan kepada dokter hewan dalam hal perawatan dan kesehatan hewan," katanya.
Baca juga: VIRAL Anak Kucing Berwajah Dua di Sungailiat Bangka Belitung, Hal Serupa Pernah Terjadi di Amerika
Kucing Janus di Babel Diberi Nama Juni
Kucing ini adalah milik nenek Surati (71), warga asal Sri Pemandang.
Penemuan hal tak lazim dan jarang terjadi ini praktis viral di antara warga sekitar..
Surati sendiri kaget sekaligus heran saat menyaksikan anak kucing yang dilahirkan dengan bentuk wajah yang tak biasanya.
Anak kucing yang baru lahir tersebut memiliki dua wajah.
Di kedua wajahnya juga terdapat mata dan mulut.
"Pas bangun-bangun mau salat subuh, lihat kucing saya ternyata sudah melahirkan. Saat saya memeriksa keadaan sang induk beserta anaknya yang baru lahir, betapa kaget saya liat seekor anak kucing dengan bentuk wajah ada dua," ujar Surati saat ditemui Bangkapos, Rabu (16/06/2021).
Anak kucing yang berbulu putih dengan sedikit corak berawarna cokelat tersebut memiliki bentuk wajah yang tak seperti biasanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210616-bayi-kucing-berwajah-dua-milik-surati.jpg)