Breaking News:

10 Warga Korea Utara Ditembak Mati di Depan Umum Gara-gara Gunakan Panggilan Internasional

Kepolisian setempat juga membekuk orang-orang yang ketahuan menyelundupkan barang d perbatasan, dan berhubungan dengan pembelot di Korea Selatan...

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
STR / KCNA VIA KNS / AFP
Gambar tak bertanggal dan dirahasiakan ini dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melalui KNS menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sedang memeriksa 1524 Unit tentara Rakyat Korea Utara. (STR / KCNA VIA KNS / AFP) 

BANGKAPOS.COM -- Sepuluh warga Korea Utara ditembak mati di depan umum.

Kesepuluh warga tersebut ditembak mati setelah mereka diam-diam menggunakan telepon untuk melakukan panggilan internasional.

Mereka dianggap telah melanggar peraturan negara.

Diketahui, Pyongyang melarang warganya mengakses jaringan telepon di China, dan menggunakannya untuk menelepon pembelot atau mencari tahu dunia luar.

Dikatakan ada 150 warga yang ditahan setelah polisi rahasia melancarkan operasi penindakan pada Maret.

Baca juga: Korea Utara Keluarkan Aturan, Nonton Drakor Bisa Dipenjara 15 Tahun

Sumber di Korea Utara mengungkapkan, beberapa orang yang ditangkap kemudian ditembak mati di depan umum.

Klaim itu dilaporkan Daily NK Japan, dengan kejadian tersebut dikabarkan berada di Provinsi Ryanggang yang berbatasan dengan China.

Pihak berwenang setempat menangkap tak hanya makelar yang mengatur transfer uang maupun panggilan internasional.

Kepolisian setempat juga membekuk orang-orang yang ketahuan menyelundupkan barang d perbatasan, dan berhubungan dengan pembelot di Korea Selatan.

Warga Korea Utara sangat bergantung kepada ponsel dan kartu selundupan untuk meminta tolong ke dunia luar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved