Rabu, 29 April 2026

Lockdown

Apabila Indonesia Benar Lockdown, Segini Biaya Dibutuhkan Rp 18,7 Triliun Per Hari, Jokowi : Mahal

Apabila Indonesia Benar Lockdown, Segini Biaya Dibutuhkan Rp 18,7 Triliun Per Hari, Jokowi : Mahal

Tayang:
Editor: M Zulkodri
Tangkap Layar Youtube/KompasTV
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

BANGKAPOS.COM---Belakangan ini jumlah kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat.

Sejumlah ahli menyarankan agar pemerintah untuk memberlakukan pembatasan secara besar (PSBB) atau lockdown.

Saran ini disampaikan mengingat penularan covid-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan.

Khususnya di Pulau Jawa, dan pusat pemerintahan DKI Jakarta.

Kondisi rumah sakit sudah penuh dengan pasien covid-19, ditambah lagi permasalahan lahan pemakaman yang semakin menipis.

Usulan PSBB lainnya datang dari lima perhimpunan profesi dokter, yakni Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI),

Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (Perdatin), serta Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia (Perki).  

Baca juga: Sudah Diterapkan di Amerika, Australia Uji Coba Vaksin Covid-19 Tanpa Mengunakan Jarum Suntik

Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) juga mendesak pemerintah agar segera menerapkan lockdown sebagaimana telah diterapkan di sejumlah negara yang kini sudah berhasil melewati puncak kasus Covid-19.

Peneliti Eijkman-Oxford Clinical Research Unit (EOCRU) Iqbal Elyazar mendesak pemerintah agar melakukan PSBB.

Menurutnya dengan PSBB adalah langkah yang paling tepat untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia.

Pun demikian disampaikan oleh Ahli epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dr dr Windhu Purnomo.

Ia menegaskan, yang dibutuhkan Indonesia saat ini PSBB, bukan PPKM mikro yang disebutnya jelas tidak efektif.

Senada disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Netty Prasetiyani.

Ia juga mendesak pemerintah agar berani mengambil skenario PSBB ketat atau lockdown khususnya  wilayah berzona merah.

Lockdown Bukan Jalan Terbaik

Sumber: Kompas TV
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved