Terduga Teroris di Bangka Belitung
Ketua RT Kaget Rumah Warganya di Desa Kace Bangka Digeledah Densus 88, Ada Banyak Senjata dan Peluru
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri, Rabu (30/06/2021) kemarin sekitar pukul 12.30 WIB melakukan penggrebekan dan pengeledahan.
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri, Rabu (30/06/2021) kemarin sekitar pukul 12.30 WIB melakukan penggrebekan dan pengeledahan di rumah seorang warga RT. 01, Dusun II, Desa Kace, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Densus 88 melakukan penggerebekan terhadap AS atau Ag (44) yang merupakan seorang penjual air bersih.
Pengerebekan dan pengeledahan rumah AS ini disaksikan langsung oleh Supangat (52) selaku ketua RT.
Dia mengaku kaget dan tak menyangka bahwa warganya menyimpan berbagai macam senjata yang terdiri senpi hingga panah.
Saat itu, Supangat mengaku sedang makan siang dan hendak berangkat kerja, namun hanphonenya berbunyi yang ternyata itu adalah panggilan dari bhabinkamtibmas desa setempat.
"Saya kaget, waktu disuruh Pak Bhabin ke rumah AS," ucap Supangat saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Kamis (01/07/2021) di kediamannya.
Di perjalanan ia bertanya dan masih tidak menyangka hal tersebut, apalagi saat mengetahui bahwa Tim Densus 88 sudah berada di sana.
"Pas dijalan saya mikir, kalau ada Densus pasti ini ada hubungannya dengan teroris," ungkap Supangat.
Benar saja sesampai di tempat tujuan, garis polisi sudah terpasang di depan rumah AS.
Setelah itu, Supangat diminta petugas kepolisian untuk mengunci rumah AS dan meminta agar tidak ada warga lain yang masuk sambil menunggu tim identifikasi datang.
Saat diminta menjadi saksi penggeledahan, Supangat terperangah melihat kumpulan senjata tergeletak begitu saja di kamar di rumah milik AS.
"Ada banyak senjata, ada senapan angin, peluru, magazine, pipa selongsong, dan banyak lagi," kata Supangat.
Dia menilai selama ini sosol AS warga yang baik dan ramah.
Bahkan ia mengaku AS sempat beberapa kali mentraktirnya saat makan di warung.
"Baik banget orangnya, warga di sini enggak ada yang menyangka dan curiga sama sekali, terus alim juga," ungkap Supangat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210701-rumah-as-terduga-teroris.jpg)