Bacaan Niat
LENGKAP Niat Salat Hajat Beserta Tata Cara dan Doanya untuk Mengabulkan Keinginan
Rasulullah SAW memberi contoh umatnya untuk melaksanakan salat hajat ketika memiliki hajat tertentu yang ingin dikabulkan. Berikut tara cara dan doany
Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM - Salat hajat adalah ibadah sholat sunah yang dilakukan oleh seorang muslim saat memiliki hajat tertentu dan ingin dikabulkan.
Mencontoh Rasulullah SAW, ibadah salat hajat pun memiliki kekuatan yang juga disepakati oleh para ulama.
Sebagaimana bentuk pengusahaan manusia agar keinginannya terkabul, dengan demikian secara harfiah sholat hajat berarti sholat untuk meminta kepada Allah untuk memenuhi keinginan kita.
Berikut beberapa aturan yang telah dicontohkan Rasulullah SAW melansir Hasana.id.
Pelaksaan shalat hajat diketahui saat kita sedang menginginkan sesuatu ketika menghadapi berbagai kebutuhan. Tak hanya itu, salat hajat dapat dilaksanakan saat membutuhkan pertolongan.
Rasulullah SAW menganjurkan untuk mengambil wudhu terbaik dan melaksanakan salat dua rakaat.
Salat hajat dilaksanakan minimal 2 rakaat dan paling banyak sampai 12 rakaat disertai salam setiap 2 rakaatnya.
Sebenarnya salat hajat boleh kapan saja dilaksanakan. Kecuali diwaktu-waktu dilarang melaksanakan salat diantaranya pada waktu setelah salat ashar dan setelah shalat shubuh.
Namun, waktu terbaik melaksanakan salat hajat ialah di malam hari.
Baca juga: Arti Innamal Amalu Binniyat Beserta Contoh Hadisnya dan Penjelasan Pentingnya Niat dalam Islam
Tata Cara Sholat Hajat
Pada dasarnya tata cara sholat hajat sama saja dengan tata cara sholat pada umumnya.
Tidak ada surat khusus yang mesti dibaca saat menunaikan sholat hajat
Artinya, surat atau ayat apapun bisa kita baca di dalam sholat hajat.
1. Niat Sholat Hajat
Usholli Sunnatal Haajati Rak’ataini Lillahi Ta’ala
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/orang-sedang-shalat-oke-ilustrasi.jpg)