EURO 2020
Mengapa Jerman Gagal Meraih Prestasi Terbaik di Ajang EURO 2020?
Penyebab Jerman gagal menembus perempat final jadi bahasan menarik dunia sepak bola, terutama soal taktik dan strategi sang pelatih.
BANGKAPOS.COM - Jerman tersingkir dari EURO 2020 setelah dikalahkan Inggris 2-0 di babak 16 besar.
Tersingkirnya Jerman jadi kado pahit untuk sang pelatih Joachim Loew yang sudah 15 tahun menukangi tim berjuluk Der Panzer.
Akibat kegagalan itu, Joachim Loew pun mengundurkan diri dari kursi pelatih.
Hansi Flick yang menjadi dalang utama keberhasilan Bayern Munchen meraih sixtuple telah ditunjuk sebagai pengganti Loew.
Kehadiran Hansi Flick diharapkan bisa menciptakan era baru yang gemilang Jerman guna meraih prestasi terbaiknya lagi.
Ya, Jerman yang dijagokan sebagai calon juara EURO 2020 harus angkat koper dari ajang sepek bola bergengsi Eropa itu.
Lantas mengapa Jerman gagal meraih prestasi terbaik di ajang EURO 2020?
Penyebab Jerman gagal menembus perempat final jadi bahasan menarik dunia sepak bola, terutama soal taktik dan strategi sang pelatih.
Dilansir dari Sportskeeda, setidaknya ada tiga faktor utama yang menyebabkan Jerman gagal berprestasi di EURO 2020.
Pertama, ketergantungan berlebihan pada bek sayap untuk melancarkan serangan
Salah satu sisi menarik yang diusung Jerman dalam ajang Euro kali ini perihak skema formasi yang dimainkan Joachim Loew.
Joachim Loew secara tak terduga mengandalkan formasi mutlak dengans skema tiga bek.
Formasi 3-4-2-1 pun menjadi strategi pelatih asli Jerman itu dalam ajang Euro 2021.
Dengan formasi tersebut, keberadaan dua wingback dalam membantu pertahanan sekaligus serangan terlihat dioptimalkan Joachim Loew.
Sosok Joshua Kimmich dan Robin Gosens terlihat menjadi dua pemain yang tergantikan di posisinya tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210701-ekspresi-pemain-jerman-setelah-disingkirkan-inggris-di-euro-2020.jpg)