Minggu, 10 Mei 2026

Literasi Digital di Kabupaten Belitung Bahas Peluang Usaha di Dunia Digital

Mengedukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform.

Tayang:
Penulis: iklan bangkapos |
Ist
Literasi Digital Kabupaten Belitung (23/6) 

BANGKAPOS.COM - Dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan kegiatan Literasi Digital.

Tujuannya untuk mengedukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform.

Sebagai Keynote Speaker, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yaitu  Dr. H. Erzaldi Rosman Djohan S.E, M.M memberikan sambutan bahwa Literasi Digital dari Kominfo ini sangat bermanfaat dalam membangun daerahnya masing masing  oleh putra putri daerah melalui digital platform. 

Detsy Yani (Ketua Relawan Bangka Belitung dan Guru SMKN 1 Simpangkatis) membahas “Tren Pekerjaan dan Usaha di Dunia Digital”

Detsy menjelaskan efek disrupsi digital yaitu akan ada pekerjaan yang banyak dibutuhkan dalam 5 tahun ke depan seperti Software Enginering, Marketing Specialist dan sebagainya sementara pekerjaan yang mulai tidak dibutuhkan dalam 5 tahun terakhir di antaranya Administrasi, Salesperson dan lain lain.

Dijelaskan pula bahwa ada tantangan yang datang  diantaranya perkembangan teknologi terlalu cepat, perubahan gaya hidup, peredaran data dan informasi tanpa batas ruang dan waktu, serta sumber data yang beraneka ragam. 

"Tips maju di era digital antara lain memiliki spesialisasi kemampuan (soft skill), Ikuti online courses, blog, dan channel yang memberikan edukasi tentang informasi dunia digital terbaru, Tingkatkan kemampuan komunikasi dan mempromosikan diri sendiri," jelas Detsy.

Lebih lanjut Detsy memberikan penjelasan pesatnya perkembanganteknologi harus seimbang dengan tingkat kecakapan masyarakat, agar teknologi dapat digunakan tepat dan berdaya guna.

Lebih lanjut Fithrorozi, S.Kom., M.E (Pendiri dan Ketua Komunitas Telinsong Budaya – Komunitas Literasi) membahas tentang “Wawasan Kebudayaan Dalam Proses Transformasi Digital” 

Fithrorozi menerangkan perubahan adalah keniscayaan, lewat alam semesta kita  bertukar pikiran dan data, saling mengenal  suku bangsa. Kebudayaan akulturatif  berkembang pesat  mempengaruhi gaya hidup sehingga wawasan kebangsaan perlu diperkuat dengan  wawasan kebudayaan. 

"Teknologi adalah alat bantu (tools) namun bergeser menjadi kebutuhan  dasar di era global, teknologi digital menjadi candu budaya global yang mengikis akar budaya lokal. Tanpa wawasan kebudayaan sebagai mahluk ekonomi kita memiliki kedaulatan untuk  mengatur rumah tangganya sendiri (oicos dan nomos)," jelas Fithrorozi.

Virna Lim (Chairwoman of Sobat Cyber Indonesia) membahas tema “Tips Menjaga Keamanan Digital Bagi Anak Anak di Dunia Maya”

"Ada 3 (tiga) kekawatiran terbesar orang tua saat ini, yaitu Keamanan Informasi Anak, Interaksi Anak di Ruang Maya dan Konten Yang Dikonsumsi oleh anak di Ruang Maya.

KPAI menyebutkan bahwa ada 679 kasus korban anak di dunia maya. Anak anak rentan akan serangan siber, baik konten yang berisi exploitasi seksual, pornografi, hingga radikalisme. Anak anak juga rentan dengan adiksi siber, seperti ketagihan gadget, ataupun konten di internet," tegas Virna Lim.

Tedi Hadiana, S.Si (Guru Kimia SMKN 1 Selat Nasik) membeberkan sumber data yang diambil dari teknoia.com yaitu Indonesia lima besar dunia pengakses internet lewat ponsel dan hampir 80 persen penggunaan internet di ponsel digunakan untuk sosial media. Berdasarkan Laporan Digital Incivility Index 2021 menempatkan Indonesia pada Posisi paling rendah, yang artinya tingkat ketidaksopanan netizen Indonesia paling tinggi di Kawasan Asia Tenggara. Sementara dari survey Microsoft 2020 (rilis Februari 2021) pada 58.000 orang di 32 Negara, menyimpulkan antara lain netizen Indonesia Paling Tidak Sopan di Asia Tenggara (Ujaran Kebencian, Perundungan dan Hoaks.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved