Sebelum Dikabarkan Kabur, AS Terduga Teroris yang Ditangkap di Desa Kace Bangka Sempat Lakukan Ini
Rumini dari kejauhan juga sempat melihat beberapa petugas kepolisian sibuk menyusun beberapa pucuk senjata api
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Terdengar suara letusan yang cukup kencang, Rabu (30/6/2021) sekitar pukul 12.30 WIB.
Seorang ibu rumah tangga bernama Rumini (38) terbangun dari tidur di rumah kontrakannya di RT 01, Dusun II, Desa Kace, Kecamatan Mendobarat, Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dia mengira letusan itu berasal dari atap seng kontrakannya yang dilempar batu.
"Saat buka pintu saya kaget melihat beberapa orang polisi membawa senjata api yang panjang-panjang. Mereka mengepung rumah AS," ujar Rumini kepada Bangka Pos, Kamis (1/7/2021).
AS (44) merupakan tetangga rumahnya, yang selama ini diketahui sebagai penjual air bersih.
Rumini mengaku terkejut, rumah AS ramai dikepung polisi.
Rumini pun menutup pintu belakang, lantas berlari ke depan rumah dan membuka pintu untuk melihat apa yang terjadi.
“Saya melihat di depan rumah AS sudah ada puluhan polisi dan beberapa mobil milik petugas kepolisian,” katanya lagi.
Tak berapa lama, Rumini mendengar suara keras seperti pintu rumah didobrak.
Ia pun mengaku ketakutan dan memilih masuk ke dalam rumah lalu menutup pintu rapat-rapat.
“Saya sangat takut dan berdiam diri di dalam rumah,” sebutnya.
Ketika kondisi mulai tenang, Rumini memberanikan diri kembali membuka pintu dan keluar rumah.
“Saat itu saya melihat masih banyak polisi dan sekeliling rumah AS sudah dipasangi garis polisi,” tambahnya.
Tak hanya itu, Rumini dari kejauhan juga sempat melihat beberapa petugas kepolisian sibuk menyusun beberapa pucuk senjata api dan sejumlah amunisi di teras rumah AS.
Senjata api itu dibawa polisi dari dalam rumah AS.