Doa
Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal, Jangan Sampai Iman Kita Goyah
Beberapa tanda-tanda akan kemunculan Dajjal pun lambat laun telah terlihat di sekeliling kita
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM - Kehadiran Dajjal dalam agama islam dipercaya umat muslim sebagai tanda bahwa akan datangnya hari kiamat.
Apabila Dajjal telah turun ke muka bumi maka ia akan membuat kerusakan.
Kedatangan Dajjal pun akan membuat keresahan karena saat itu fitnah akan timbul, dan penuhnya hasutan untuk membuat kita melupakan Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda, "Wahai manusia, tak akan ada huru-hara di muka bumi ini sejak masa Adam yang lebih besar dari pada huru-hara Dajjal. Sesungguhnya setiap Nabi yang dikirim Allah akan memperingatkan ummatnya tentang Dajjal. Aku adalah nabi terakhir dan kalian adalah ummat terakhir.” (HR Ibnu Majah)
Baca juga: Lafaz Doa Ini Ketika Hujan, Petir, dan Angin Kencang, Lengkap Beserta Artinya, Mohon Perlindungan
Beberapa tanda-tanda akan kemunculan Dajjal pun lambat laun telah terlihat di sekeliling kita, yakni tersebarnya kebodohan tentang agama Allah, maraknya pembunuhan dan perzinahan, dan lain-lain.
Dajjal muncul pada masa-masa fitnah yang dapat menggoyahkan keimanan manusia. Untuk itu kita diwajibkan untuk berwaspada hingga waktu tersebut tiba.
Nabi Muhammad SAW pernah mengingatkan umat Islam tentang besarnya fitnah dajjal. Kita harus senantiasa berdoa kepada Allah SWT dari fitnah Dajjal.
Berikut bacaan doa tahiyat akhir agar terhindar dari fitnah dajjal
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
Allahumma inni audzubika min ‘adzabi jahannama wa min adzabil qabri wa min fitnatil mahya wal mamati, wa min syarri fitnatil masihid dajjal.
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari siksa jahannam, dari fitnah kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari fitnah al-masikh ad-Dajjal." (HR Muslim dari Anas dan Abu Hurairah).
Selain itu, untuk terhindar dari fitnah Dajjal juga dapat menggunakan surah Al-Kahfi. Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ
“Siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal.” (HR. Muslim no. 809)
Dalam riwayat lain disebutkan, “Dari akhir surat Al-Kahfi.” (HR. Muslim no. 809)
Dalam hadits di atas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama atau terakhir dari surat Al-Kahfi, maka ia terlindungi dari Dajjal.