Teroris di Bangka Belitung
Mata Ditutup Lakban dan Tangan Diikat, Bagaimana Bisa Cara Terduga Teroris Agus Kabur?
Mata Ditutup Lakban dan Tangan Diikat, Bagaimana Bisa Cara Terduga Teroris Agus Kabur?
BANGKAPOS.COM , BANGKA - Bagaimana terduga teroris Agus Setianto bisa kabur?
Saat ini pria beralamat di Desa Kace itu menjadi buronan.
Wajahnya terpampang di mana-mana.
Teka teki pelarian Agus Setianto (AS), Warga Desa Kace Kecamatan Mendobarat Bangka, satu di antara dua terduga teroris, masih memancing sejumlah pertanyaan.
Apalagi, usai ditangkap, ada yang menyebutkan, kaki dan tangan Agus terikat tali teas, saat menjalani pemeriksaan di Ruangan Densus 88 Anti teror Polri di Gedung Sat Tahti Polda Babel.
Informasi yang diperoleh harian ini, ada dua terduga teroris asal Bangka Belitung (Babel), yang ditangkap Densus 88 Anti Teror Polri, ketika itu.
Keduanya adalah Sumarsono alias Sono (S), Warga Gang Kweni RT 01, Kelurahan Gajahmada dan Agus Setianto (AS), Warga Desa Kace, Kecamatan Mendobarat, Bangka.
Keduanya sama sama berprofesi sebagai penjual air bersih.
Berdasarkan foto yang beredar, saat ditangkap mata keduanya sempat terikat lakban. Sumarsono tampak mengenakan kaus bewarna hitam. Sementara, Agus mengenakan kaos abu abu.
Sementara, tangan keduanya diikat menggunakan dua lapis tali teist. Sedangkan bagian kaki keduanya menjulur, namun kaki Sumarsono, tidak terlihat diikat.
Pada foto, kaki Agus, tidak terlihat lantaran tertutup kursi. Saat itu Agus, tampak duduk di lantai seraya menjulurkan kakinya.
"Waktu ditangkap dan diamankan matanya keduannya ditutup lakban, tangannya diikat karena untuk (penangkapan -red) terduga teroris memang seperti itu," kata Kabid Humas Polda Babel, Kombes (Pol) Maladi,
Wajahnya Viral
Wajah terduga teroris, Agus Setianto, saat ini sudah viral.
Wajahnya terpampang di jejaring sosial media dan laman sosial media.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210703-agus-setianto-terduga-teroris.jpg)