Minggu, 17 Mei 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Korban Meninggal Karena Covid-19 di Babel Tembus Rekor

Kasus Covid-19 di Bangka Belitung makin mengkawatirkan. Rekor baru jumlah korban meninggal karena Covid-19 dan angka kasus yang semakin naik.

Tayang:
Editor: Teddy Malaka
Freepik
Ilustrasi virus corona. 

BANGKAPOS.COM -- Kasus Covid-19 di Bangka Belitung makin mengkawatirkan. Rekor baru jumlah korban meninggal karena Covid-19 dan angka kasus yang semakin naik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) pada konferensi pers antisipasi lonjakan kasus Covid-19 di luar Jawa-Bali, Rabu (7/7/2021).

Bangka Belitung menjadi satu di antara provinsi yang jadi sorotan pemerintah pusat.

Dari pemaparan Airlangga, diketahui Babel masuk dalam 10 provinsi yang mengalami peningkatan jumlah kasus 50-100 persen terdiri Babel 65,4 persen, Bengkulu 57 persen, Kalimantan Timur 82,9 persen, Kalimantan Utara 67,3 persen, Lampung 59,0 persen.

Sekretaris Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19, Mikron Antariksa, mengakui bahwa kasus kematian di Bangka Belitung meningkat pada hari ini, Rabu (7/7/2021) sebanyak 9 orang meninggal dunia meninggal karena Covid-19.

Baca juga: Terungkap Rencana Pelarian Terduga Teroris Bangka, Agus Setianto, Batal Gegara Minyak Kayu Putih

"Sejauh ini satgas belum mendapatkan laporan terkait sampel yang telah dikirim pada kemarin sore, sebanyak sembilan sampel ke Labkes di Jakarta menyampaikan adanya varian baru Covid-19 di Babel," jelas Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com, Rabu (7/7/2021).

Belum keluarnya hasil sampel tersebut, kata Mikron, membuat Satgas Covid-19 Bangka Belitung belum dapat memastikan bahwa varian baru Covid-19 telah masuk Bangka Belitung.

 "Artinya secara data belum ada varian baru, tetapi baru menduga-duga saja, karena harus dibuktikan dengan data yang merupakan hasil laboratorium," ungkap Mikron.

Namun, Mikron mengakui saat ini kasus positif Covid-19 di Bangka Belitung sedang naik-naiknya. Rekor orang meninggal dunia terbanyak terjadi pada hari ini.

"Jadi sekarang ini dalam posisi naik sampai hari ini laporannya ada 9 orang yang meninggal dunia rekor baru. Kenapa banyak meninggal ini karena rata-rata kasus positif mereka bergejala ditambah lagi dengan sakit bawaan," jelas Mikron.

Selain itu, Mikron Antariksa, mengatakan untuk keterisian rumah sakit saat ini mencapai 50 persen. Sehingga dapat diartikan terjadi lonjakan pasien positif Covid-19 yang mendapatkan perawatan di rumah sakit saat ini.

"Untuk tambahan kasus ini memang harus dirumuskan secara bersama-sama, kemarin kita sudah melakukan koordinasi dengan teman-teman TNI dalam dua tiga hari ini, apabila kasus di Babel tidak turun juga, kita bersama langsung melakukan rapat untuk mengambil keputusan berkaitan penanganan Covid-19 ini," jelas Mikron.

Ketersediaan Bed

-Ketersediaan Bed Occupancy Rate (BOR) menjadi perhatian Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Bangka Belitung saat ini. Pasalnya keterisian tempat tidur telah mencapai 50 persen.

Dari data yang dilansir Satgas Covid-19 Babel, 50 persen tempat tidur yang ada di sejumlah rumah sakit telah terisi, bahkan terdapat rumah sakit yang Bed Occupancy Rate (BOR) telah terisi 85 persen, yakni RSUD Depati Hamzah.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved