Selasa, 14 April 2026

Materi Belajar

Materi Belajar IPA Kelas 6 SD Tentang Perubahan Benda, Lengkap Soal dan Jawaban

Pada materi kali ini kita akan mempelajari jenis-jenis perubahan benda

Pixabay
Ilustrasi memasak hingga mendidih. 

BANGKAPOS.COM - Semua benda mengalami perubahan tergantung kepada proses penguraiannya. Seperti halnya  pernahkah kamu memasak air kemudian airnya mendidih. Hal itu menandakan air mengalami perubahan wujud benda dari air menjadi uap. 

Pada materi kali ini kita akan mempelajari jenis-jenis perubahan benda.

Jenis-jenis perubahan benda

Perubahan fisika

Pengertian perubahan fisika merupakan perubahan wujud suatu benda yang terjadi hanya bersifat sementara dan dapat kembali ke bentuk semula. Perubahan ini tidak disertai dengan perubahan sifat benda.

Contoh perubahan fisika adalah logam besi yang dipanaskan akan bertambah panjang karena terjadi pemuaian. Pemuaian  ialah perubahan ukuran benda yang menjadi lebih besar/ panjang karena benda tersebut dipanaskan. Sementara itu kebalikan dari pemuaian adalah penyusut.

Penyusutan adalah perubahan ukuran suatu benda yang menjadi lebih kecil/ pendek. Selain besi yag dipanaskan, contoh lain dari perubahan fisika adalah pada es yang mencair. Es yang sudah mencair dapat dibentuk kembali dengan cara didinginkan lagi.

Perubahan kimia

Perubahan kimia merupakan perubahan wujud benda yang disertai dengan perubahan sifat dari benda. Dalam hal ini  wujud benda tidak bisa kembali ke wujud yang semula dan bersifat tetap, berbeda dengan perubahan fisika yang dapat kembali ke wujud yang semula.

Contoh perubahan kimia adalah kayu yang dibakar akan berubah wujud menjadi arang dan gas dan plastik yang dibakar.

Pelapukan 

Pengertian pelapukan adalah peristiwa perubahan bentuk dan perubahan sifat benda yang disebabkan adanya faktor organisme (makhluk hidup) dan anorganisme (benda mati). Proses pelpukan berkaitan dengan proses penghancuran suatu benda yang membutuhkan waktu yang sangat lama.

Pelapukan dapat dikelompokkan menjadi 2 macam yaitu pelapukan biologis dan pelapukan mekanik. Pelapukan biologis adalah pelapukan yang dikarenakan adanya aktivitas organisme misalnya oleh jamur dan jasad renik lainnya. Kayu yang tadinya keras lama kelamaan akan hancur dimakan rayap sehingga kayu perlu dilakukan pengecatan supaya menjadi lebih awet.

Pelapukan mekanik adalah pelapukan yang terjadi akibat suhu, tekanan, angin, dan juga oleh air yang bisa berlangsung lama ataupun sebentar. Contoh pelapukan mekanik ialah bebatuan yang melapuk yang jika ditekan sedikit saja menjadi hancur. Batuan ini telah mengalami suatu proses pelapukan yang sangat lama dan karena terkena air, perubahan, suhu, dan juga karena adanya tekanan.

Perkaratan

Sumber: bangkapos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved