Minggu, 26 April 2026

Virus Corona

Serbuan Vaksinasi Mabes TNI Targetkan 50.000 Orang, Melibatkan 1.500 Tenaga Relawan

Pelaksanaan serbuan vaksinasi massal Mabes TNI melibatkan 1.500 relawan tenaga medis dan non medis.

Editor: Fitri Wahyuni
ist
Mabes TNI menggelar agenda serbuan vaksinasi massal untuk masyarakat yang dilakukan di dua titik berbeda yakni di Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan dan Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat. 

BANGKAPOS.COM - Serbuan vaksinasi massal Mabes TNI mentargetkan 50.000 masyarakat mendapat vaksin.

Agenda serbuan vaksinasi massal ini dilakukan pada hari ini Minggu (11/7/2021) di dua titik berbeda yakni di Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan dan Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pelaksanaan serbuan vaksinasi massal Mabes TNI melibatkan 1.500 relawan tenaga medis dan non medis.

Kabid Yankesin Puskes TNI Kolonel Laut (K) Dokter RM Tjahja Nurrobi mengatakan untuk menyukseskan gerakan vaksinasi ini, pihaknya turut melibatkan setidaknya 1.500 relawan yang merupakan tenaga medis dan non-medis.

"Untuk hari ini kita mengundang sekitar 1.500 relawan baik itu tenaga kesehatan (nakes) maupun non-nakes," kata Nurrobi kepada Tribunnewscom di Kompleks GBK, Minggu (11/7/2021).

Dalam tanggung jawabnya, relawan nakes memiliki tugas untuk melakukan pengukuran tensi darah hingga penyuntikkan vaksin.

Sedangkan, untuk relawan non-nakes memiliki tugas untuk keperluan administrasi, baik untuk mencatat jumlah orang yang sudah divaksin, atau keperluan pendaftaran.

"Untuk nakes mereka yang melaksanakan skrining mengukur tensi dan juga menyuntikkan vaksin sedangkan yang non-nakes mereka yang menginput data ke dalam tiket elektronik, semua totalnya ada 1500," tutur Nurrobi.

Nurrobi menyebut, keseluruhan jumlah relawan itu terbagi menjadi dua, untuk di GBK diturunkan sebanyak 1.000 relawan dan 500 relawan lainnya diturunkan untuk vaksinasi di Jiexpo Kemayoran.

Dalam penerapannya, mereka akan dibagi menjadi dua shift sistem waktu kerja, yakni pagi hingga siang hari, dan siang hingga sore hari.

"Ini kita sudah mulai dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore nanti, jadi mereka (relawan) akan dibagi-bagi waktunya," imbuh Nurrobi.

Diberitakan sebelumnya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) merekrut ribuan relawan medis dan nonmedis untuk menjadi vaksinator dan petugas administrasi dalam program serbuan vaksinasi guna mengejar target 70% herd immunity.

Para relawan tersebut berasal dari berbagai lapisan masyarakat di antaranya dokter, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, pelajar, karang taruna dan sebagainya di Jabodetabek.

Rekrutmen tersebut digelar di Aula Satpamwal, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur pada Sabtu (10/7/2021)

Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen Madsuni menyampaikan perekrutan tersebut merupakan perintah langsung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto guna mencapai target herd immunity warga DKI Jakarta dan sekitarnya yang berusia 12 tahun ke atas tercapai di atas 70 persen sebelum 17 Agustus 2021.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved