Kamis, 23 April 2026

Asam Lambung

Asam Lambung Kambuh, Begini Cara Menghindarinya, Vitamin Ini Dianjurkan

Menjaga pola makan adalah salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap fit agar tidak kena penyakit akibat asam lambung.

Editor: Evan Saputra
Pixabay
Ilustrasi asam lambung naik 

Asam Lambung Kambuh, Begini Cara Menghindarinya, Vitamin Ini Dianjurkan

BANGKAPOS.COM - Asam lambung menjadi penyakit yang merepotkan, sebab makan salah, tidak makan tambah membuat repot karena tubuh kekurangan nutrisi.

Menjaga pola makan adalah salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap fit agar tidak kena penyakit akibat asam lambung.

Ada yang mencari beragam cara untuk mempertahankan kondisi tubuh di antaranya mengkonsumsi vitamin.

Tetapi bagi penderita asam lambung, vitamin C bisa membantu, di sisi lain terkadang membuat penyakit kambuh.

Mengonsumsi vitamin C sesuai dosis yang dianjurkan umumnya aman bagi lambung dan bermanfaat bagi kesehatan.

Tapi, mengonsumsi vitamin C dosis tinggi atau berlebihan dapat memiliki memicu gejala asam lambung kumat.

Sebelum mengulas vitamin C yang aman untuk penderita asam lambung, kenali lebih dulu manfaat vitamin C.

Baca juga: Gejala Penyakit Ginjal yang Perlu Diwaspadai, Jika Alami Hal Ini Segera Konsultasi ke Dokter

Vitamin C adalah jenis vitamin larut air.

Manfaat vitamin C secara umum untuk menunjang tumbuh kembang, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, sampai

menjaga daya tahan tubuh.

Melansir Healthline, manfaat vitamin C bagi penderita asam lambung yakni mencegah penyakit asam lambung kronis atau

gastroesophageal reflux (GERD).

Penelitian pada 2012 mengeveluasi efek antioksidan yang terkandung dalam vitamin C, A, dan E.

Sumber vitamin tersebut berasal dari buah, sayur, dan suplemen.

Dari hasil penelitian, objek penelitian yang mengonsumsi buah dan sayur lebih banyak penyakit asam lambungnya cenderung

lebih jarang kambuh.

Hasil studi juga menunjukkan, penderita asam lambung serta penderita komplikasi GERD (barrett's esophagus dan tumor

esophagus) yang rajin makan sumber antioksidan alami, kualitas hidupnya lebih baik ketimbang dari penderita yang

mengonsumsi suplemen vitamin.

Melansir Live Strong, vitamin C yang memiliki nama lain asam askorbat tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.

Sehingga, setiap orang termasuk penderita asam lambung perlu mencukupinya dari makanan sumber vitamin C atau lewat

bantuan suplemen.

Selama ini ada sejumlah penderita asam lambung yang penyakitnya kambuh setelah mengonsumsi sayur dan buah sumber

vitamin C seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, atau tomat.

Kendati punya risiko menyebabkan penyakit kambuh, perlu diingat bahwa penderita asam lambung tidak perlu menghindari

segala macam sayur dan buah yang mengandung vitamin C.

Terdapat beberapa sayur dan buah yang mengandung vitamin C tapi memiliki kandungan asam lebih rendah.

Antara lain semangka, melon, pepaya, mangga, pisang, alpukat, paprika, brokoli, kangkung, dan kembang kol.

Di pasaran tersedia berbagai jenis suplemen vitamin C dengan dosis beragam.

Dosis kebutuhan vitamin C per hari yang direkomendasikan untuk wanita adalah 75 miligram dan untuk pria 90 miligram.

Sedangkan vitamin C dengan dosis di atas 2.000 miligram rentan menyebabkan sakit perut dan memicu asam lambung baik.

Suplemen vitamin C yang berbentuk buffered, esterifikasi, dan berupa multivitamin mineral disebut lebih ramah lambung.

Namun, belum ada penelitian yang mendukung klaim tersebut.

Bagaimana baiknya?

American College of Gastroenterology menyarankan agar penderita asam lambung menghindari makanan yang menyebabkan

penyakitnya kambuh.

Jika makanan asam tertentu memperburuk gejala asam lambung, hindari dan ganti dengan makanan mengandung vitamin C

dengan kandungan asam rendah.

Agar lebih aman, setiap penderita asam lambung sebaiknya berkonsultasi ke dokter sebelum mengonsumsi suplemen,

termasuk suplemen vitamin C.

Hal yang tak kalah penting, penderita asam lambung perlu menjaga pola makan sehat, rajin olahraga, dan mengelola stres agar

penyakitnya tidak mudah kambuh.

Artikel ini telah tayang di kompas.com.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved