Jumat, 1 Mei 2026

Luhut Binsar Minta Maaf kepada Seluruh Rakyat Indonesia jika Penanganan PPKM Darurat Belum Optimal

"Bukan pilihan mudah untuk memutuskan PPKM ini, di satu sisi kita harus menghentikan laju penularan varian Delta yang eksponensial agar para dokter.."

Tayang:
Tangkap Layar Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi RI
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (Tangkap Layar Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi RI) 

Luhut Binsar Minta Maaf kepada Seluruh Rakyat Indonesia jika Penanganan PPKM Darurat Belum Optimal

BANGKAPOS.COM -- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali yang berlangsung sejak 3 Juli 2021 dievaluasi. 

Sejak diberlakukannya PPKM Darurat, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Koordinator PPKM Darurat Jawa Bali, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, PPKM Darurat telah menurunkan mobilitas dan aktivitas dalam 15 hari terakhir.

Hal itu dilihat dari hasil monitoring terhadap indikator Google Traffic, Facebook Mobility dan indeks cahaya malam.

"Telah ada berbagai kemajuan dalam hal penurunan mobilitas dan aktivitas masyarakat."

"Dan hasil monitoring kami terhadap indikator Google Traffic, Facebook Mobility dan indeks cahaya malam, telah terjadi penurunan yang cukup signifikan, terhadap penurunan mobilitas dan aktivitas masyarakat," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Jokowi Batalkan Vaksinasi Berbayar, Vaksinasi Gotong Royong Bakal Jadi Tanggungan Perusahaan

Baca juga: Jessica Iskandar Beberkan Kisahnya Pernah Berhubungan sama Pria Penyuka Sesama Jenis, Sempat Syok

Ia menambahkan, hasil tersebut bisa memberikan harapan agar laju penularan Covid-19 akibat varian Delta bisa berkurang.

Namun, ia menjelaskan, dibutuhkan waktu sekitar 14 sampai 21 hari untuk bisa melihat penurunan penyebaran varian Delta.

Untuk itu, Luhut meminta masyarakat untuk konsisten dan patuh terhadap PPKM Darurat.

Luhut juga mengatakan, ia memahami penerapan PPKM Darurat ini berdampak besar bagi masyarakat kecil.

Pun dengan para pengusaha dan pemilik restoran yang juga kehilangan pendapatan akibat aturan yang membuat masyarakat dilarang makan ditempat.

"Bukan pilihan mudah untuk memutuskan PPKM ini, di satu sisi kita harus menghentikan laju penularan varian Delta yang eksponensial agar para dokter, bidan, dan perawat bisa menyembuhkan para pasien Covid-19 yang jumlahnya sangat banyak."

"Namun dampak bagi ekonomi rakyat kecil juga cukup besar akibat penurunan mobilitas masyarakat."

"Bukan pilihan yang mudah juga untuk menyeimbangkan hal tersebut, tapi pemerintah memutuskan PPKM ini perlu diambil untuk menghentikan laju penularan vairan Delta," ungkap Luhut.

Fakta Dibalik Dua Hari Viral Teror Ketok Pintu Tengah Malam di Malang, Ternyata Bukan Hantu Tapi Ini

Baca juga: Mayangsari Bongkar Tabiat Asli Bambang Trihatmodjo, Bikin Rumah Mewahnya Seperti Kebun Binatang

Untuk itu, Luhut meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia jika penerapan PPKM Darurat ini belum optimal.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved