Materi Belajar
Pendidikan Agama Islam (PAI) Iman kepada Qada dan Qadar Kelas 6 SD, Lengkap Soal dan Jawaban
Berikut ini materi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) tentang Iman kepada Qada dan Qadar disertai contoh soal dan jawaban
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Dedy Qurniawan
Pada materi kali ini kita akan mempelajari pengertian qada dan qadar.
Qada
Qada dalam bahasa artinya adalah hukum, ketetapan, perintah atau kehendak. Menurut istilah qada' ialah keputusan atau ketetapan terhadap suatu ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT bagi setiap makhluk-Nya.
Qada' adalah ketetapan yang tidak dapat diubah, ditunda atau dimundurkan. Hanya Allah yang tahu tentang kapan terjadinya ketetapan tersebut, mahluk hidup yang lain tidak ada yang tahu.
Qadha sudah ada sejak zaman dahulu sebelum diciptakannya alam semesta. Qadha berkaitan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan mahluknya.
Sesuatu kejadian yang tidak dapat diubah atau tidak dapat ditunda merupakan contoh qada'. Berikut merupakan contoh-contoh qada' dalam kehidupan di bumi.
- Matahari terbit dari timur dan tenggelam di barat.
- Jenis kelamin dan fisik seseorang
- Jodoh
- Umur
- Kematian seseorang
- Bumi serta planet-planet lainnya berputar sesuai porosnya.
Hikmah Beriman kepada Qada'
Seseorang yang beriman kepada qada akan bersikap dan berperilaku dengan baik dan positif. Beberapa hal diantaranya ialah menggunakan waktu sebaik mungkin untuk mengerjakan hal-hal yang positif, tetap bersikap rendah hati di mana saja ia berada, menjaga kesehatan, serta bertanggung jawab atas tugas yang diberikan kepadanya.
Qadar
Qadar dalam bahasa artinya ialah kepastian, peraturan dan ukuran. Menurut istilah qadar atau takdir adalah segala bentuk ketentuan Allah SWT yang telah berlaku terhadap semua makhluk-Nya.
Namun, qadar dapat diubah dengan usaha manusia atau ikhtiar. Misalnya kisah seorang anak yang mendapat nilai kecil dalam sebuah ujian, kemudian dirinya berusaha dan terus belajar dengan gigih agar dapat mendapat nilai yang memuaskan. Kemudian di ujian berikutnya ia benar-benar mendapat nilai yang bagus.
Pada contoh tersebut sang anak mencoba mengubah qadar-nya dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh dikerjakannya. Allah SWT pun menolong dan mewujudkan keinginannya.
Berikut contoh-contoh qadar yang lainnnya
- Meraih juara kelas karena belajar dan berdoa.
- Menjadi seorang anak yang disenangi dalam pergaulan karena ramah dan suka menyapa.
- Menjadi qari/qariah terbaik di sekolah atau sampai ke tingkat provinsi karena tekun berlatih dan rajin membaca ayat Al-Qur'an
Keberhasilan untuk mengubah qadar terletak pada keseriusan dan kegigihan usaha kita. Untuk mencapainya perlu dilakukan kehati-hatian dan ikhtiar yang maksimal. Karena Kesuksesan tidak datang dengan sendirinya, melainkan ikhtiar dengan sungguh-sungguh.
Wajib bagi setiap manusia untuk terus berikhtiar agar dapat mengubah nasibnya. Dalam hal ini kita tidak boleh menyerah pada keadaan maupun kesulitan-kesulitan sebelum berusaha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/anak-belajar-agama-islam.jpg)