Breaking News:

Materi Belajar

MATERI BELAJAR Soal dan Jawaban Tema 1 Subtema 1: Perkembangbiakan dan Daur Hidup Hewan Kelas 3 SD

MATERI BELAJAR Soal dan Jawaban Tema 1 Subtema 1: Perkembangbiakan dan Daur Hidup Hewan Kelas 3 SD

Penulis: Magang4 | Editor: Teddy Malaka
Modul Belajar Siswa
Ilustrasi Perkembangbiakan Hewan 

BANGKAPOS.COM - Tahukah kamu bagaimana cara hewan berkembangbiak? Hewan memiliki perbedaan dalam cara berkembangbiaknya. Sebagian hewan berkembang biak dengan bertelur.

Kali ini kita akan membahasa bagaimana cara hewn berkembangbiak dan daur hidup masing-masing hewan.

Ada juga hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Ayam, burung, dan cicak adalah contoh hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur. Kucing, kelinci dan kambing adalah contoh hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan.

Bentuk dan rupa induk hewan dan anak tidak selalu sama. Bentuk dan ukuran anak ayam berbeda dari induknya. Begitupun anak dan induk kucing memiliki perbedaan bentuk dan ukuran.

Pada daerah tertentu, sebutan untuk induk dan anak hewan memiliki perbedaan. Contohnya, sebutan untuk induk dan anak kucing di daerah Jawa Barat itu berbeda penyebutannya.

Induk atau kucing dewasa dalam bahasa sunda disebut “ucing”, sedangkan anak kucing disebut “bilatung”.Apakah daerahmu juga memiliki sebutan yang berbeda?

Peternakan ayam yang besar dapat menghasilkan ribuan telur dalam setiap minggunya. Sebagai contoh sebuah peternakan dapat menghasilkan telur sebanyak 1.250 butir/minggu.

Jumlah yang sangat banyak bukan? Maka dapat kamu bayangkan banyaknya telur yang dihasilkan peternakan tersebut dalam waktu satu bulan. Amati bilangan 1.250 pada bacaan tersebut. Dapatkah kamu membaca bilangan tersebut?

  • Angka 1 pada bilangan 1.250 menempati nilai tempat ribuan, dan bernilai 1.000.
  • Angka 2 pada bilangan 1.250 menempati nilai tempat ratusan, dan bernilai 200.
  • Angka 5 pada bilangan 1.250 menempati nilai tempat puluhan, dan bernilai 50.
  • Angka 0 pada bilangan 1.250 menempati nilai tempat satuan, dan bernilai 0
  • Lambang bilangan 1.250 dibaca seribu dua ratus lima puluh.

Kupu-kupu memiliki daur hidup. Daur hidup kupu-kupu dimulai dari telur. Setelah beberapa hari, telur-telur itu menetas menjadi ulat. Ulat-ulat itu memakan daun-daunan sehingga tubuhnya menjadi besar. Ulat mencari tempat untuk berdiam diri dan membentuk kepompong.

Setelah itu tubuh ulat dalam kepompong berubah menjadi kupu-kupu. Semua makhluk hidup memiliki daur hidup. Betapa sempurnanya ciptaan Tuhan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved