Breaking News:

Dokter Ungkap Penyebab Mata Merah, Bukan Karena Lama Depan Layar Komputer dan Gawai

"Gawai, komputer dan lainnya dapat menyebabkan mata lelah, bukan mata merah,"ungkapnya pada kanal YouTube Halo Awal Bros dikutip, Kamis, (28/7/2021).

Editor: Agus Nuryadhyn
Shuttersoc
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Seringkali banyak orang beranggapan bila mata merah, karena terlalu lama berada di depan layar. 

Di masa pandemi covid-19, sebagian besar orang-orang bekerja menggunakan handphone atau laptop.

Sehingga untuk pekerjaan banyak dilakukan secara virtual. 

Padahal bukan itu penyebab mata merah. Hal ini diungkapkan oleh konsultan mata imunologi dan infeksi, dr Hessy Helena Molle, Sp M (K).

"Gawai, komputer dan lainnya dapat menyebabkan mata lelah, bukan mata merah,"ungkapnya pada kanal YouTube Halo Awal Bros dikutip, Kamis, (28/7/2021).

Namun, kadangkala saat bekerja di dalam ruangan seseorang kerap berada di tempat yang ada pendingin ruangan. Justru, ruangan yang ber-AC dapat menyebabkan mata merah.

"Pendingin ruangan (AC) dapat membuat mata kering dan iritasi. Ini yang bikin mata merah. Biasanya ditandai mata kering, perih dan berair," katanya lagi.

Di sisi lain, dr Hessy menyebutkan jika pandemi Covid-19 secara tidak langsung juga dapat menyebabkan mata merah. Setiap hari informasi yang diterima soal Covid-19 bisa menimbulkan kecemasan yang berlebihan.

Kecemasan yang berlebihan dapat menyebabkan stres dan depresi. Hal ini mempengaruhi menurunnya daya tahan tubuh.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bukan Durasi Gunakan HP atau Laptop Jadi Penyebab Mata Merah, Dokter Ungkap Fakta Sebenarnya, 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved