Viral Tiktok
Viral Casis Rafael Malalangi Batal Lulus Bintara Polri, Begini Tanggapan Polda Sulut
Sempat dinyatakan lulus casis bintara Polri, tiba-tiba namanya hilang dan di gantikan oleh orang lain
BANGKAPOS.COM - Viral di media sosial kisah seorang casis bintara Polri Rafael Malalangi (18). Sempat di nyatakan lulus casis bintara Polri, tiba-tiba namanya hilang dan di gantikan oleh orang lain.
Polda Sulawesi Utara merespons video viral keluarga calon Bintara Polri 2021 asal Minahasa Selatan yang meminta keadilan.
Anak mereka Rafael Malalangi yang sempat diumumkan lulus sebagai calon siswa (casis) tiba-tiba hilang dan digantikan orang lain.
Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Octo Budhi Prasetyo mengatakan, peristiwa ini terjadi karena ada kesalahan dalam input data oleh operator.
Pada saat diumumkan yang bersangkutan lulus rangking 22 dari total 22 kuota yang tersedia atau peringkat terakhir.
Aksi viral tersebut di unggah dalam video akun Tiktok milik @pietheinpusung.
Nyatanya pihak dari keluarga Rafael Malalangi ini sudah menggelar acara syukuran untuk anak mereka yang lolos dalam tes anggota Kepolisian itu.
Ayah Rafael Malalangi pun menuturkan kronologi kejadian yang menimpa remaja asal Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.
Untuk tayangan lebih lanjut silahkan anda klink link Tiktok ini :
Aksi protes ini mereka lakukan dalam rangka untuk meminta pertolongan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) terhadap keadilan seleksi penerimaan Polri 2021.
"Kepada yang terhormat pak Presiden Jokowi dan kapolri, kami ingin menyampaikan permohonan terkait anak kami yang mengikuti tes penerimaan Bintara Polri 22 Juli 2021," ucap sang ayah dari pemuda calon bintara.
Dalam videonya, keluarga calon anggota polisi tersebut mengaku bahwa anak mereka awalnya telah dinyatakan lolos seleksi penerimaan casis Bintara Polri 2021.
Pengumunan tersebut mereka terima melalui siaran live streaming yang disaksikan langsung oleh masyarakat.
"Pada saat pengumuman dan disiarkan live streaming disaksikan langsung masyarakat, jadi kebanggaan bagi kami. Keluarga kami langsung buat ibadah syukur" ucapnya.
Polda Sulawesi Utara (Sulut) pun merespons video viral itu. Fakta sebenarnya, menurut Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Octo Budhi Prasetyo, peristiwa ini terjadi karena operator melakukan kesalahan saat menginput data.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bdhfghf.jpg)