Bangka Pos Hari Ini
Kanim Imigrasi Pangkalpinang Berbagi, Sambangi Warga Beri Bantuan Beras
ROHAYA terlihat kaget saat rumahnya di bantaran sungai, kawasan Kelurahan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang.
BANGKAPOS.COM - ROHAYA terlihat kaget saat rumahnya di bantaran sungai, kawasan Kelurahan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang, didatangi sejumlah orang berseragam imigrasi, Kamis (29/7) siang.
Perempuan berusia 65 tahun itu pun sempat bingung. Sesekali ia melihat ke sisi kanan dan kiri rumahnya yang didatangi banyak orang.
Namun, Rohaya akhirnya merasa lega setelah mengetahui kedatangan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang, Darmunansyah, bersama sejumlah pegawainya untuk memberikan bantuan paket sembako.
“Alhamdulillah, terima kasih pak. Saya sangat bersyukur sekali,” kata Rohaya dengan terbata-bata.
Janda dengan dua orang anak ini merupakan salah satu penerima bantuan sembako dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang. Bantuan itu menyasar warga ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang terdampak pandemi coronavirus disease 2019.
Rohaya mengaku dirinya benar-benar terpuruk selama pandemi Covid-19. Apalagi, setelah ia kehilangan sang suami yang meninggal dunia pada 7 Juli 2021.
Selama tujuh tahun belakangan, Rohaya tinggal di rumah berdinding dan berlantai papan.
Rumah yang dibangun mendiang suaminya sejak tujuh tahun silam tersebut kini tampak sudah miring ke belakang, bahkan bisa dikatakan hampir roboh karena pondasi belakang rumah itu sering terhempas gelombang.
Selama hidup menjanda, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Rohaya hanya mengandalkan pendapatan dua anaknya yang berprofesi sebagai nelayan.
Menurut dia, pendapatan kedua anaknya pun tak menentu karena tergantung cuaca.
“Jadi nelayan itu ikut kapal orang, bukan kapal sendiri,” ucap Rohaya.
Meski demikian, selama pandemi Covid-19 melanda, ia mengaku baru beberapa kali menerima bantuan dari pemerintah. Menurut Rohaya, dirinya jarang mendapatkan bantuan seperti yang diberikan pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang.
“Pernah menerima bantuan, tetapi dahulu awal Covid-19, setelah itu tidak ada lagi,” ucapnya.
Baca juga: KUA Perketat Syarat Bagi Catin Yang Akan Akad Nikah, Selama Pemberlakuan PPKM Level 3
Baca juga: Pandemi Covid-19 Calon Paskibraka di Kabupaten Bangka Tengah Masuk Karantina
Serentak
Pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang memberikan bantuan sembako kepada warga Pangkalpinang yang terdampak pandemi Covid-19, Kamis (29/7). Kegiatan ini dilakukan serentak di Indonesia dalam rangka “Kumham Peduli, Kumham Berbagi” berdasarkan arahan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
“Jadi, kami hari ini (Kamis, 29/7--red) membagikan paket sembako untuk mereka yang terdampak Covid-19, yang hidupnya susah maupun yang terpapar juga ada kita bagikan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang, Darmunansyah.
Dia menyebutkan, setidaknya ada 90 paket sembako yang mereka bagikan dalam rangka “Kumham Peduli, Kumham Berbagi” tersebut.
“Tersebar di lima titik, ada Kelurahan Selindung Baru, Kelurahan Tua Tunu, Kelurahan Girimaya, Kelurahan Lontong Pancur, dan Kelurahan Pangkalbalam,” tuturnya.
Pantauan Bangka Pos, Darmunansyah bersama beberapa stafnya menyisir bantaran sungai kawasan Kelurahan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam.
Bila ditemukan warga yang dirasakan butuh bantuan, maka akan diberikan sembako untuk bertahan dari pandemi Covid-19, terutama selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.
Darmunansyah berharap, kegiatan seperti ini terus dilakukan agar dapat membantu masyarakat yang terdampak pandemi.
“Mungkin beberapa bulan sekali nanti akan diadakan dari Kantor Imigrasi Pangkalpinang sendiri, ucapnya.
“Kalau hari ini memang dari pusat. Semoga bermanfaat dan dapat meringankan beban mereka,” lanjut Darmunansyah.
Baca juga: Jadwal Tes Cek Fisik Bagi CPNS Satpol PP, Rajin Pantau Sosial Media, Tidak Hadir Dinyatakan Gugur
Sementara itu, Ketua RT 04, Kelurahan Lontong Pancur, Mita menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang tersebut.
“Saya sebagai ketua RT sangat berterima kasih dengan adanya bantuan Kumham Peduli, semoga makin sukses,” ujar Mita.
Ia menyebut sebagian besar penduduk di bantaran sungai tersebut memang masuk dalam kategori kurang mampu yang terdampak PPKM.
“Mayoritas masyarakat di sini berprofesi sebagai nelayan. Ada juga janda yang memang membutuhkan bantuan,” kata Mita. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/memberi-bantuan-113414414.jpg)