Minggu, 12 April 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Keterisian Tempat Tidur di Rumah Sakit Capai 85 Persen, Malam Ini Satgas Apel Bersama Polda

Sekretaris, Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19 Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa mengatakan, keterisian tempat tidur atau bed occupancy

Penulis: Cici Nasya Nita |
bangkapos.com
Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19, Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa.(Bangkapos.com/Dok) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sekretaris, Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19 Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa mengatakan, keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) pada rumah sakit di Wilayah Bangka Belitung tertinggi se-Indonesia, mencapai persentase melebihi 85 persen.

"Hampir 85 persen lebih, iya, tertinggi di Indonesia. Ada rumah sakit yang full juga," ujar Mikron saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Sabtu (31/7/2021) malam.

Dia tak memungkiri, terjadinya kondisi keterisian tempat tidur yang tinggi ini dikarenakan angka Kasus Covid-19 yang terus kian meningkat di Bangka Belitung.

"Namun untuk menangani ini, pak gubernur sudah mengambil kebijakan, dengan melakukan konversi dari bed yang sudah ada untuk ditambah agar terpenuhi," kata Mikron.

Dijelaskannya, ada di RSUD Sejiran Setason Bangka Barat sudah ada penambahan sebanyak 36 tempat tidur, dan RSUD Dr H Marsidi Judono Belitung ada penambahan sebanyak 20 tempat tidur.

"Rencananya di rumah sakit umum provinsi, itu juga akan ada penambahan bed, jumlah tergantung ketersediaan alat kesehatan dan tenaga kesehatan. Untuk di Kota Pangkalpinang, informasi di RSUD Depati Hamzah dan RSBT ada penambahan," kata Mikron.

Selain menambah tempat tidur, alat kesehatan dan tenaga medis yang menangani juga perlu menjadi perhatian. "Alkes dan nakes yang masih menjadi kendala. Kita sudah mengajukan ke pusat untuk alkes, InsyaAllah dalam waktu dekat sudah ada jawaban," kata Mikron.

Sementara itu, bagi Pasien Covid-19 di Bangka Belitung yang sedang isolasi mandiri di rumah, ketika kondisi berbahaya bisa memanfaatkan Public Safety Centre (PSC) 119 sebagai antisipasi, dikarenakan BOR penuh.

"Kalau isoman, memang kita percayakan ke PSC 119, untuk ke lokasi dan memberikan pelayanan darurat bagi yang bergejala. Jika rumah sakit penuh akan dilakukan perawatan di rumah," kata Mikron.

Pada kesempatan yang sama Mikron menjelaskan angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Bangka Belitung sejak Tanggal 1-31 Juli 2021 terhitung sebanyak 12.182 orang.

Sudah merengut nyawa atau kasus kematian sebanyak 336 orang.

Rincian data di kota Pangkalpinang 57 orang, kabupaten Bangka 90 orang, Bangka Tengah 33 orang, Bangka Barat 31 orang, Bangka Selatan 24 orang, Belitung 81 orang dan Belitung Timur 20 orang.

Pada data tersebut, Kabupaten Bangka dan Belitung Timur menjadi kabupeten terbanyak angka kasus kematian.

Maka jika data ini ditambahkan dari sejak virus corona melanda, di Bangka Belitung sudah 663 orang meninggal karena Virus Corona.

"Kebanyakan meninggal itu yang di rawat di rumah sakit," ujar Sekretaris, Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa, Sabtu (31/7/2021) malam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved