Minggu, 3 Mei 2026

Husnul Khotimah

Kiat Memperoleh Husnul Khotimah Bagi Seorang Muslim, Berikut Tanda yang Dialami dan Bacaan Doanya

kematian itu semestinya bukan sesuatu hal yang menakutkan. Asal bekal kita untuk menghadapi kehidupan akhirat senantiasa kita persiapkan, kematian...

Tayang:
Tribun timur
Ilustrasi__ Jenazah 

Setelah kita berhasil menjemput hidayah yang Allah berikan kepada kita. 

Ketika seseorang mendapatkan husnul khotimah, berarti semua itu memang telah dikehendaki Allah SWT. Akan tetapi, semuanya tentu berawal dari sebab akibat.

Hanya orang-orang yang senantiasa memperbaiki diri memperdalam keimanan, beramal salih tak henti-henti, serta menjadikan Allah di atas segalanyalah yang akan mendapatkan penghormatan dari Allah SWT, yakni dengan dituntunnya beramal salih sebelum meninggalnya.

Sementara, orang-orang yang senantiasa berbuat maksiat, mengabaikan shalat, minum khamr, durhaka kepada orang tua,dan menyakiti kaum muslimin maka ia akan menutup akhir hidupnya dengan su’ul khotimah, yaitu akhir yang buruk.

Doa Agar Meninggal Husnul Khotimah

Berikut doa agar meninggal husnul khotimah:

“Allaahummaj’al Khoiro Umrii wa Amalii Khowaa Timahu wa Khoiro Ayyaamii Yauma Liqooika”.

Artinya : “Ya Allah, jadikanlah sebaik-baiknya umurku hingga ajal (menjemput) diriku, dan jadikanlah sebaik-baiknya perbuatanku hingga kesudahannya, dan sebaik-baiknya masaku hingga berjumpa dengan-Mu.”

Kamu bisa mengucapkan doa neinggal husnul khotimah ini setiap selesai salat wajib. Salah satu waktu berdoa yang paling ampuh untuk dikabulkan adalah selesai melaksanakan sholat wajib.

Keutamaan Meninggal Husnul Khotimah

Ada beberapa keutamaan yang akan didapatkan ketika seorang muslim meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Saat kamu mengakhiri hidup dalam keadaan yang baik atau dalam keadaan berislam yang sempurna maka itu menjadi bukti takwa kepada Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT yang sering disampaikan oleh khatib ketika sholat jum’at.

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, dan janganlah kalian mati melainkan dalam keadaan muslim (berserah diri).” (QS. Ali-Imran: 102)

Ketika seseorang berakhir dalam keadaan yang baik maka ia akan diberikan taufiq untuk menjauhi semua yang dilarang oleh Allah SWT. Sebagaimana hadist Nabi SAW dari Anas bin Malik Radiyallahu Anhu, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

“ Apabila Allah menghendaki kebaikan pada hambanya, maka Allah memanfaatkannya”. Para sahabat bertanya,”Bagaimana Allah akan memanfaatkannya?”

Rasulullah menjawab,”Allah akan memberinya taufiq untuk beramal shalih sebelum dia meninggal.” (HR Imam Ahmad, Tirmidzi, dan dishahihkan al Hakim dalam Mustadrak.)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved