Breaking News:

Berita Pangkalpinang

BNNP Babel Sita 4 Buku Tabungan Napi Narkoba, Isi Ratusan Juta Rupiah, Istri Ikut Atur Strategi

BNNPBabel menyita empat buku tabungan dari Bank berbeda, milik Ashadi alias Adi seorang narapidana di Lapas Narkotika Pangkalpinng.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: El Tjandring
ist/BNNP Babel
sejumlah tersangka berikut barang bukti satu kilogram lebih sabu sabu saat diamankan di kantor BNNP Babel. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - BNNP'> BNNP)'>Badan Narkotika Nasional Provinsi ( BNNP'> BNNP) Kepulauan Bangka Belitung, menyita empat buku tabungan dari Bank berbeda, milik Ashadi alias Adi seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Pangkalpinang.

Ashadi, merupakan aktor di balik peredaran sabu kepada Rosnawati (41), Mahyudi (31), Supli (33) dan Hayani (37) yang ditangkap dari muara Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (30/7/2021) lalu.

Dari tangan keempat tersangka ini, tim gabungan mengamankan berat kurang lebih 1.150.00 Gram (satu kilo gram satu ons setengah).

Selain mengamankan Adi, tim gabungan BNNP'> BNNP, Polda Babel, BNN kota Pangkalpinang, dan Bea Cukai juga menangkap Ema yang merupakan istri dari Adi. Ema ditangkap dari sekitar pelabuhan Tanjungkalian Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (30/7/2021).

"Tim gabungan Polda, Bea Cukai, Kanwil kemenkumham, BNN berhasil mengungkap aktor intelektual suami istri yang mengendalikan jaringan narkotika antar provinsi ini dari lapas.
Atas nama inisal E (Ema) istri dari A (Adi) yang berada di Lapas," kata Kepala BNNP'> BNNP Bangka Belitung, Brigjen Pol Muhammad Zainul Muttaqien.

"A ini punya empat rekening di empat Bank berbeda dan nilai empat rekening tersebut senilai ratusan juta. Kita akan proses koordinasi dengan stakeholder, Polda, Kejati Pengadilan Tinggi dan pihak Bank untuk proses blokir dan kita sita aset-asetnya yang ada di Sumsel karena dia orang Sumsel," bebernya.

Dari tangan Ema, tim gabungan menyita handphone, sejumlah kartu ATM dan buku tabungan.

Setelah menangkap Ema, tim gabungan kemudian melakukan pengembangan terhadap suaminya Adi, yang berada di Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang.

"E (Ema) ini kami tangkap di pelabuhan Tanjungkalian, setelah ditangkap kami melakukan. pengerebekan bersama Kadiv Pas Kalapas, menggeledah yang bersangkutan A (Adi) dan sekarang keduanya kita tarik ke tahan BNNP'> BNNP," kata mantan Karo Ops Polda Babel tersebut.

Menurut Muttaqien, Ema bertolak dari Sumsel ke pulau Bangka dengan maksud mengatur strategi pendistribusian narkotika di 4 TKP.

Selain itu, berencana mengurus perpindahan suaminya dari Lapas Narkotika Pangkalpinang ke Lapas Palembang.

"E (Ema) ini datang dengan maksud mengatur strategi jaringan pendistribusian barang (narkoba) di empat TKP, mengurus perpidahan ke Lapas Palembang. Tapi Alhamdulillah berkat kerjasama Kakanwil Kemenkumham, Kadiv Pas, kepala Lapas, Polda di sana ditemukan A (Adi) dengan barang bukti HP," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved